Bantu Pemdes Kembangkan KIP

Begini Cara Diskominfotik Kabupaten Bengkalis

Bengkalis, katakabar.com - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Bengkalis punya cara tersendiri untuk membantu Pemerintah Desa dalam mengembangkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Salah satunya, menerima dengan senang hati pegawai Pemerintah Desa yang magang magang di Diskominfotik Kabupaten Bengkalis.

Sebagai Badan Publik, Pemerintah Desa harus terus berusaha guna meningkatkan kuantitas dan kualitas Keterbukaan Informasi Publik seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Pemdes Resam Lapis, Kecamatan Bantan contohnya, terus berupaya untuk meningkatakn kuantitas dan kualitas keterbukaan informasi publik itu.

Kepala Desa Resam Lapis, Junaidi menugaskan salah seorang pegawainya, Firmansyah untuk magang di Diskominfotik Kabupaten Bengkalis.

Tak terasa, sudah hampir 5 bulan, Firmansyah magang di Bidang Sumber Daya Komunikasi dan Informatika Diskominfotik Kabupaten Bengkalis.

Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Desa Resam Lapis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pengelolaan informasi, terutama dalam menyiapkan bahan informasi publikasi untuk dipublikasikan, kata Kepala Desa, Junaidi, kemarin seperti disiarkan Diskominfotik.

Saat menjemput pegawainya, Junaidi sempat berbicang akrab dengan Kadis Kominfotik Bengkalis, Johansyah Syafri didampingi Sekkominfotikan Bengkalis, Adi Sutrisno di ruang kerjanya.

"Trima kasih atas bimbingan dan ilmu yang diberikan staf Diskominfotik kepada Firmansyah selama magang. Kami tetap berharap bantuan dan bimbingan dari Diskominfotik Bengkalis, agar ilmu yang didapat Firmansyah terus terasah ke depan," ujar Junaidi.

Tak cuma bimbingan, bantuan Diskominfotik Bengkalis untuk mengembangkan web Pemerintah Desa Resam Lapis sangat dibutuhkan, katanya tak sungkam.

Orang Nomor 1 dan 2 di Diskominfotik Kabupaten Bengkalis berjanji dan siap membantu Pemerintah Desa Resam Lapis.

"Tidak cuma untuk Pemerintah Desa Resam Lapis, bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Bengkalis, Diskominfotik Bengkalis siap membantu,” tegas keduanya serentak.

Walau sudah selesai magang, agar meningkatkan kompetensi diri. Terus belajar.

“Terus belajar. Perbanyak membaca dan penguasaan kosa kata, sebab keduanya menjadi salah satu kunci untuk dapat menulis informasi publik dengan baik dan benar,” imbau Johan.

Di bagian lain, A Sutrisno mengingatkan,

Untuk web desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan harus menggunakan domain.desa.id. Undang-Undang itu, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Khusus untuk desa, domainnya desa.id. Bukan yang lain seperti or.id, maupun go.id. Bagi pemerintah desa yang ingin membuat web, Diskominfotik siap membantu, memfasilitasinya," sebut Adi Sutrisno.

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait