Biadab, Kakek Penjual Jamu Cabuli 6 Bocah di Pelalawan

Pelalawan, katakabar.com - Kakek ini sudah berumur 60 Tahun, warga Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, hari-hari berjualan jamu. Prilakunya tak menggambarkan dirinya sudah bau tanah, begitu tega mencabuli 6 orang anak masih di bawah umur.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko diteruskan Kasatreskrim Polres Pelalawan, AKP Ario Damar membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan 6 orang anak di bawah umur di wilayah hukum Polres Pelalawan.

"Benar, pelapornya orang tua korban pencabulan yang diduga dilakukan pelaku insial KM umur 60 tahun warga kecamatan Pangkalan Kuras, " ujar kasat Reskrim kepada katakabar.com di kantornya pada Rabu(27/1).

Cerita AKP Ario, dari pengakuan orang tua korban, peristiwa bermula pada Sabtu (23/1) lalu. Kala itu anak insial SH umur 10 Tahun bersama temannya mau bermain ke rumah Pak RT.

Tapi salah seorang anak inisial MZ umur 7 Tahun, temannya SH tiba-tiba, menolak saat diajak bermain disebabkan takut melewati rumah KM.

Mendengar itu, orang tua korban merasa curiga, dan tanya anaknya. Kenapa takut? dengan polos anaknya menceritakan, takut dihadang kakek KM sambil memegang alat kelaminnya.

Terus, orang tua korban pergi ke rumah Ketua RW. Tiba di rumah Ketua RW menceritakan kejadian yang dialami putrinya tersebut. Spontan Ketua RW mengatakan, kok bisa persis kejadian dialami orang tua putri dengan orang tua lainnya, seperti inisial CZ 10 Tahun, HA umur 6 Tahun, NM umur 8 Tahun, dan KN umur 9 Tahun.

Setelah itu, seluruh orang tua korban melaporkan kejadian yang menimpa anak-anaknya ke Polsek Pangkalan Kuras, pada Selasa (26/1).

Di hari yang sama, selepas menerima laporan. Polisi mengejar dan menangkap pelaku sedang berada di Kecamatan Ukui tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya. KM melakukan perbuatan tak senonoh didorong keinginan nafsunya, akui pelaku kepada penyidik polisi.

"Saat ini pelaku sudah diamankan beserta barang bukti, berupa 1 helai celana, kaos panjang kuning bergambar hello kiity, 1 helai celana dalam ungu, 1 helai baju kaos kuning bergambar Doraemon."

Kepada pelaku disangkakan, pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak," tegas AKP Ario Damar.

Editor : Sahdan

Berita Terkait