Biaya Swab Mahasiswa dan Pelajar di Riau Diskon 50 Persen

Pekanbaru, Katakabar.com - Pemerintah Provinsi Riau memberi diskon 50 persen biaya tes swab untuk mahasiswa dan pelajar. Karena setengah biayanya akan ditanggulangi Pemprov Riau.

Sedangkan untuk umum, biaya swab tetap Rp 1,7 juta. Tes swab dilakukan di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Riau.

“Setengah dari biaya tes swab para mahasiswa dan pelajar asal Riau yang ingin ke luar daerah untuk kembali melanjutkan pendidikan kita tanggulangi,” ujar Gubernur Riau Syamsuar, Sabtu (6/6).

Mahasiswa dan pelajar serta santri dapat menunjukkan identitas atau keterangan status sebagai pelajarnya ke Pemprov Riau. Saat ini, Pemprov Riau sedang melakukan pendataan terhadap para mahasiswa dan pelajar yang akan ke luar daerah.

"Sekarang lagi diinventarisir, siapa-siapa saja santri yang mau ke pulau Jawa, nanti bayarnya (test swab) setengah saja. Begitu juga mahasiswa dan pelajar lainnya, baik di dalam negeri maupun yang belajar di luar negeri," kata Syamsuar.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengklaim tarif hasil swab itu paling murah se Indonesia.

“Untuk biaya tes swab mandiri di Provinsi Riau, Rp 1.700.000 paling murah dari daerah lain di Indonesia,” ujar Yovi.

Yovi mencontohkan, di daerah Kalimantan pemerintah  disana bagi mematok harga Rp 2,1 juta untuk satu orang warga yang ingin tes swab mandiri.

“Selanjutnya, di Lab Biomolekurel FA UI (Universitas Indonesia) Swab seharga Rp1,8 juta dan di Laboratorium Ifman sebesar Rp1.750.000. Itu tarif di setiap masing-masing rumah sakit,” jelas Yovi.

Yovi menyebutkan, pemerintah memang memungut biaya bagi masyarakat yang ingin melakukan tes swab. Karena menurut dia, pengadaan alat swab merupakan anggaran milik pemerintah.

“Setiap masyarakat yang telah melakukan tes swab, biayanya Rp1.700.000 itu akan disetorkan ke kas daerah. Karena itu adalah uang rakyat,” kata Yovi.

Sementara itu, Dirut RSUD Arifin Ahmad, dr Nuzelly menambahkan, pemeriksaan hasil swab yang dijalankan melalui Laboratorium Biomolekuler RSUD tidak dijadikan bisnis.

Pihaknya mengaku hanya memfasilitasi bagi warga yang ingin tes swab melalui jalur mandiri, sebagai syarat untuk bepergian keluar kota, terutama ke Jakarta.

“Karena pemerintah mewajibkan setiap orang yang masuk ke suatu wilayah harus menunjukkan hasil swab, dari daerah asal,” katanya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait