Blok Rokan, Apindo Bengkalis: Pertamina Diminta Beri Porsi Besar Pengusaha Lokal

Pekanbaru, katakabar.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bengkalis menekankan, sinergi membangun negeri membutuhkan komitmen dan keberpihakan.

"Terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo, sudah memberi ruang seluas-luasnya kepada stakeholder lokal nasional dengan kembalinya Blok Rokan ke pangkuan ibu pertiwi," kata Ketua DPK Apindo Bengkalis di Hotel Pangeran Pekanbaru, Marnalom Hutahaean, SH MH, pada Kamis (8/4/) kemarin.

Mengenai semakin dekatnya transisi alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina ujar pengusaha dan pengacara putra asli Duri ini, situasi ekonomi terdampak pandemi seperti sekarang ini perlu terobosan dan stimulus untuk membangkitkan ekonomi.

"Kuncinya itu tadi, butuhkan keberpihakan lebih pemerintah kepada dunia usaha migas, sehingga tercipta iklim investasi yang kondusif," jelasnya.


"Ke depan, kita usulkan Pertamina Hulu Rokan dapat mengakomodir peran pengusaha lokal di blok Rokan pada angka 90 persen. Angka ini bukan tanpa dasar, sebab pengusaha lokal sudah mampu, kecuali tidak mampu," tegas Marnalom.

Selama ini para pengusaha lokal, sudah berpuluh tahun menjadi business partner Chevron. Pengusaha lokal cukup memahami dan menguasai wilayah operasi, serta memiliki kompetensi. 

Dengan diakomodirnya para pengusaha lokal, bakal memberi efek domino bagi para tenaga lokal. 

"Ini yang saya maksud dengan keberpihakan. Sekali lagi, tunjukkan mana jenis project yang pengusaha lokal, dan tenaga lokal tidak mampu," beber Ketua Umum APJP Migas Indonesia ini. 

Dengan demikian terjawab sudah semua persoalan terkait alih kelola yang terkesan berjalan alot. 

"Ini semestinya menjadi atensi Gubernur, Bupati dan Wali Kota, sehingga sektor migas yang menjadi tulang punggung perekonomian Riau dapat berjalan sesuai harapan. Apalagi BUMD telah mendapat tawaran Participating Interest (PI) 10 persen," tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait