Dianggarkan Rp462 Miliar Lebih Pada 2021

BRGM RI Bantu Bengkalis Rehabilitasi Mangrove dan Budidaya Tanaman

Bengkalis, katakabar.com - Deputi Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia, Dr. Myrna A. Safitri Kunjungan Kerja (Kunker) ke Bengkalis dua hari lamanya, dari Jum'at (16/4) dan Sabtu (17/4) lalu.

Kedatangan perwakilan BRGM RI ini, membawa angin segar bagi 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis. Apalagi BRGM-RI tertarik dan bakal melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove, serta pengembangan kegiatan unggulan budidaya tanaman pangan, seperti sagu dan nenas, kegiatan unggulan pengolahan pangan sagu dan nenas, kegiatan unggulan ekowisata mangrove serta kegiatan pendukung pertanian, hortikultura, peternakan dan perikanan di Kabupaten Bengkalis. 

Keinginan BRGM RI tersebut sangat beralasan, sebab Kabupaten Bengkalis punya banyak Sumber Daya Alam yang besar, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan tangkap, industri pengolahan, dan kehutanan. 

Dan yang tak kalah pentingnya, BRGM RI bakal mengupayakan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya lainnya, perlindungan dan rehabilitas ekosistem gambut dan mangrove, tempat permukiman perdesaan dan tempat pelayanan jasa pemerintahan, sosial dan ekonomi serta perdesaan. 

Kunjungan tersebut didampingi oleh Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis, Rinto.

Dari arah pengembangan Kawasan Perdesaan Ekowisata Agro-Fishery tersebut, terus bakal dijadikan sebagai sentra pengembangan ekowisata mangrove, sentra pengolahan hasil pertanian, dan sentra budidaya pertanian. 

Lokasinya strategis yang bakal menjadi kawasan perdesaan Agro-Fishery, dipusatkan di Kecamatan Bengkalis, meliputi Desa Penampi, Pedekik, Wonosari, Senggoro, Air Putih, Sungai Alam, Kuala Alam, Damai, Tameran, Pematang Duku, Pematang Duku Timur, Ketam Putih, Sungai Batang, Kelemantan, Kelemantan Barat, Palkun, dan Sekodi.

Untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan tersebut Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia telah menganggarkan dana dari APBN pada tahun 2021 ini, buat Kabupaten Bengkalis sebesar Rp462 Miliar lebih.

Menanggapi kepedulian Pemerintah Pusat terhadap Kabupaten Bengkalis tersebut, Bupati Bengkalis, Kasmarni sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat khususnya kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia.

Kabupaten Bengkalis adalah daerah yang tepat untuk dibantu soal pengembangan mangrove. Bengkalis itu hampir setiap kawasan bibir pantainya selalu terkena abrasi, dan salah satu cara untuk mengatasinya yakni dengan cara penanaman mangrove itu," ujar Kasmarni.

Apresiasi program Agro Fishery tersebut. Ini salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas hidup para petani dalam menumbuh kembangkan potensi pertanian di Bengkalis khususnya dalam budidaya sagu dan nanas, apatah lagi dimasa Pandemi Covid 19 ini.

Kami yakini langkah strategis Pemerintah Pusat yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya petani.

"Kita Pemerintah Daerah memberikan apresiasi siap memberikan dukungan penuh program Pemerintah Pusat di 'Negeri Junjungan' ini. Selama ini kita selalu memikirkan hulu di bidang pertanian, dan ke depan bersama BRGM RI kita sudah bergerak ke hilir, dengan mengolah hasil budidaya pertanian tersebut menjadi suatu produk yang bisa dijual belikan di pasaran.

Selain itu dalam program tersebut mengupayakan perlindungan dan rehabilitasi ekosistem gambut dan mangrove, program ini langkah tepat Pemerintah dalam meminimalisir terjadinya karhutla dan abrasi pantai di Kabupaten Bengkalis. Kita tahu sepertiga luas daratan kita dipenuhi lahan gambut dan sepanjang pantai kita ditumbuhi mangrove," jelasnya. 

Mari semua pihak dan masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi sukseskan program strategis ini sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing, biar ke depan apa yang menjadi cita-cita kita bersama mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera bisa digapai bersama pula, imbuhnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait