Buronan Pelaku Penganiayaan Diborgol Satreskrim Siak di Tambusai

Siak, katakabar.com - Buronan bernama KS alias Kuna alias Bai umur 45 tahun, warga Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pelaku penganiayaan dengan korbannya, Susiato alias Yanto, hingga tewas. Akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Kepolisian Resor Kabupaten Siak, pada Selasa (19/1) tiga hari lalu.

Kapolres Kabupaten Siak, AKBP Gunar Rahadyanto saat gelar konferensi pers di halaman Mapolres Siak, pada Kamis (21/1) kemarin mengatakan, motif pelaku menganiaya hingga korban meninggal dunia disebakan tersinggung dengan ucapan korban, dengan sebutan ganteng.

"Tumben, kok ganteng kali, mau ke mana? Begitu kata korban ke pelaku. Lantaran ucapan itu, pelaku tersinggung," ulas AKBP Gunar.

Diceritakan Kapolres Siak, ucapan tersebut dilontarkan korban ke pelaku, saat sama-sama menginap di salah satu kos-kosan di kilometer 11 Kecamatan Koto Gasib.

"Di kosan tersebut mereka bertemu. Meski sama-sama berasal dari Sumatera Utara, pelaku dan korban tidak saling kenal," jelasnya.

Lantaran ucapan itu kata Kapolres Siak, pelaku diduga sakit hati. Saat korban dan temannya bernama Soni Syah Dalimunthe, berangkat untuk berjualan peralatan rumah tangga ke Desa Maredan Kecamatan Tualang, dibuntuti pelaku dari belakang.

"Dengan menggunakan sepeda motor, Pelaku buntuti korban. Tiba di tempat kejadian perkara, persis di kawasan jalan Bakal Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, pelaku bacok Yanto dan Soni menggunakan parang sebanyak 4 kali.

"Dua kali mengenai bagian perut sebelah kanan korban, bacokan ketiga ke arah Soni dan mengenai Soni, tapi Soni berhasil lari dari pelaku," ulasnya.

Dilanjutkan AKBP Gunar, setelah aniaya korban. Pelaku melarikan diri ke arah Pekanbaru.

Sementara itu, setelah jauh dari TKP. Soni berhenti meminta bantuan, beruntung mobil pick up melintae, dan antar korban ke Puskesmas Koto Gasib.

"Korban saat dibawa ke puskesmas dengan kondisi sudah meninggal dunia. Terus Soni melaporkan peristiwa itu ke Polres Siak."

Dari situ, pada Senin (18/1) Tim Opsnal Polres Siak dapat informasi dari masyarakat, tentang keberadaan pelaku di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Kasat reskrim Polres Siak, AKP Noak Aritonang pimpin Tim Opsnal berangkat ke lokasi tujuan. Pada Selasa (19/1), pelaku berhasil diamankan di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu.

"Pelaku berusaha untuk melawan, tapi Tim Opsnal sigap dan berhasil mengamankannya," kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak menimpali.

Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHPidana, jo pasal 338 KUHPiadana, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Editor : Sahdan

Berita Terkait