Cerita Medis Garda Terdepan hingga Siak Belum Masuk Kriteria PSBB

Siak, katakabar.com - Tenaga medis seperti dokter dan perawat adalah orang yang paling rentan terinfeksi virus Corona (COVID-19). Sebab, mereka yang bersentuhan langsung dengan pasien.

Di Kabupaten Siak, Riau, kasus terpapar akibat virus ini sudah 5 orang. Mereka meninggal dunia dalam status pasien dalam pengawasan (PDP). Sementara, yang positif Corona, 1 orang dan PDP menyisakan 28 orang lagi.

Tim medis tak henti berjuang untuk menyembuhkan para pasien tadi. Mereka bekerja siang dan malam tak kenal waktu. Mereka bahkan terus menggunakan baju hazmat yang panas guna melindungi mereka dari virus mematikan itu.

Namun, bukan berarti dengan baju pelindung itu mereka otomatis aman dari virus Corona. Terbukti, dari 29 PDP tadi, satu antaranya perawat RSUD Tengku Rafian Siak. Perawat itu sebelumnya merawat PDP di rumah sakit tadi. Otomatis, dengan status PDP, perawat tadi saat ini di rawat di ruang isolasi rumah sakit Siak.

"Mereka (tenaga medis) garda terdepan. Tak kenal lelah menyembuhkan PDP dan yang positif agar bisa selamat," kata Bupati Siak Alfedri, Minggu (26/4).

Menurut Alfedri, semua perawat yang menangani PDP di rumah sakit langsung berstatus ODP. Mereka juga dilarang bertemu keluarga selama berstatus itu.

"Semua harus berjihad melawan wabah ini. Tidak hanya medis, masyarakat pun harus ikut. Caranya mengindahkan semua himbauan pemerintah," kata dia.

Kendati saban hari status ODP dan PDP naik,  Kabupaten Siak belum masuk kriteria Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Kendati begitu, kata Alfedri, pihaknya sudah membikin berbagai kajian dan persiapan penerapan PSBB atau pra PSBB serta prosedur penanganan COVID-19 sesuai Permenkes Nomor 9 Tahun 2020.

"Ini kita lakukan agar bila tiba masanya nanti pelaksanaan PSBB dapat berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran," kata dia.

Sesuai Permenkes tadi, kriteria penetapan PSBB diantaranya adanya kenaikan signifikan jumlah PDP yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan Tes PCR, serta adanya penularan transmisi lokal dalam satu daerah.   

Sampai saat ini jumlah PDP Kabupaten Siak sebanyak 28 orang yang tersebar di 11 kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak dengan rincian, 16 orang masih menjalani perawatan, 10 PDP dirawat di RSUD Siak, 1 PDP dirawat di Perawang, 5 PDP dirawat di Pekanbaru, 7 PDP dinyatakan sembuh dan 5 PDP meninggal dunia. 

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak hingga hari ini sebanyak 3.162. Yang tanpa gejala 29, sedang dipantau 1.397 dan selsai dipantau 1.736.

 

Editor : Sahril

Berita Terkait