Cerita Pilu Dari Dusun Tua, Bocah 8 Tahun Derita 'Gizik Buruk'

Pelalawan, katakabar.com - Tubuh Bocah umur 8 Tahun bernama M, asal Dusun Tua Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan Riau, terlihat kurus, tulang bahu dan rusuk tampak jelas cuma dibalut kulit. Ia tampak lemas dan tak berdaya, terpaksa mesti digendong disebabkan derita gizi buruk yang dialaminya.

Kejadian gizi buruk sudah kali kesekian, terulang lagi di Kabupaten Pelalawan, menjadi perhatian dan sorotan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan, Syafrizal.

"Saya sangat prihatin atas temuan masih ada anak di Kabupaten Pelalawan sebagai penderita gizi buruk. Pemerintah Daerah lewat Dinas Kesehatan dan jajaran Puskesmas, mestinya bersikap responsif terhadap temuan bocah penderita gizi buruk dikabarkan sudah lama menderita," ujarbWakil Ketua DPRD Pelalawan kepada katakabar.com di kantornya, pada Rabu (24/2).

Lagislator partai PDI Perjuangan ini meminta pihak Pemerintah segera tangani anak penderita Gizi buruk ini, dengan memberikan perawatan yang intensif dan jangan terkesan menolak tak memberikan pelayanan.

"Masalah penanganan gizi buruk sudah ada anggarannya. Ini tanggung jawab Dinas sosial dan Dinkes Pelalawan."

Jika Pemerintah menjalankan fungsinya, tidak terjadi seperti ini. Perusahaan sekitar daerah jangan cuma diam hendaknya membantu keluarga membutuhkan pertolongan, imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Asril saat dikonfirmasi mengatakan anak tersebut sudah di rawat RSUD Selasih.

"Sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau sudah dirawat di rumah sakit, berarti sudah ditangani dengan penanganan rawat jalan.

Untuk sesi kriteria anak tersebut, umurnya 8 tahun sudah tidak tergolong gizi buruk lagi, jelas Asril ditemui di Kejari Pelalawan.

Kita berkewajiban untuk menanganinya, sebab persepsi masyarakat saja bilang gizi buruk, sudah dilakukan tindakan di rumah sakit cuma perlu rawat jalan, dan pihaknya sudah turun tangan, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait