Cerita Riki Rihardi dan Jembatan Senuling Menjelang Maghrib

Duri, katakabar.com - Jarum Jam Tangan sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB,  sebentar lagi azan maghrib berkumandang di masjid dan mushala menjemput datangnya malam.

Camat Mandau, Riki Rihardi didampingi Plt. Kasubbag Keuangan Kantor Kecamatan Mandau, Muhammad Nurizan bersama Kepala Desa Bathin Betuah, Prayetno, dan rombongan masih berdiri di badan Jalan Jembatan Senuling, sebuah Jembatan penghubung Desa Bathin Betuah dan Desa Harapan Baru yang berada nun jauh, puluhan kilometer di sebelah timur Duri kota.

Orang Nomor Satu di Kecamatan Mandau itu sambil meletakkan dua tangan di saku celana melihat Jembatan Senuling masih terbuat dari tanah kuning bercampur pasir dan krikil, dengan kondisi cukup memprihatinkan, pondasi dan tiang penyangga jembatan patah.

Selain itu, saat hujan dan air pasang, jembatan tidak bisa dilewati lantaran tergenang air dan akses warga pun terputus. Paling memilukan, jembatan ini akses satu-satunya buat anak-anak Desa Bathin Batuah untuk bersekolah.

Camat Mandau tak bicara, sesekali seperti menarik nafas panjang bisa jadi miris dengan kondisi jembatan sambil berpikir keras bagaimana caranya agar jembatan penghubung Desa Bathin Betuah dan Desa Harapan Baru bisa segera diperbaiki. Soalnya, bila tidak segera diperbaiki khawatir kondisi Jembatan Senuling bakal tambah parah bisa berdampak kepada perekonomian masyarakat desa umumnya sebagai petani kebun sawit.

Camat Mandau melakukan peninjauan ke Jembatan Senuling selepas menghadiri pembagian BLT-DD di Desa Bathin Betuah, pada Selasa (21/6).

"Kami berharap Jembatan Senuling sepanjang 12 meter dan lebar 5 meter ini bisa segera diperbaiki. Dinas terkait segera mengambil langkah cepat, sebab bila dibiarkan khawatir terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti amblas dan lainnya," ujarnya.

Dibangun 11 Tahun Silam

Jembatan Senuling dibangun dari APBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2011 silam Saat ini jembatan penghubung ke empat Dusun Desa Bathin Betuah dan Desa Harapan Baru umurnya sudah 11 tahun.

"Kalau tak salah, Jembatan Senuling dibangun dari APBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2011 silam. Kondisi jembatan cukup parah, apalagi di musim penghujan tiba badan jalan jembatan tergenang air ekstra sulit dilewati," kata Sekdes Bathin Betuah, Nurbaini kepada katakabar.com pada Rabu (22/6).

Harapannya Jembatan Senuling segera dibangun oleh pemerintah biar akses masyarakat dari dan ke empat Dusun dan Desa Harapan Baru kembali normal seperti sedia kala, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait