Dalam Tiga Hari Polres Bengkalis Gulung Bandar, Pengedar dan Pemakai Sabu

Bengkalis, katakabar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis lewat Satuan Reserse Narkoba terus perang melawan para pelaku tindak pidana penyalahgunaan narokotika jenis sabu yang berseliweran di wilayah hukum Polres Bengkalis.

Kali ini, Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil meringkus empat orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dalam kurun tiga hari belakangan, dari Rabu (7/7), Kamis (8/7) hingga Jumat (9/7) lalu, di lokasi berbeda.

Para pelaku yang diringkus Satnarkoba Polres Bengkalis, meliputi inisial YA alias Ajo umur 49 tahun, SI alias Jambrong umur 32 tahun, HO alias Jon umur 39 tahun, dan WO umur 32 tahun.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, yang diteruskan Kasatresnarkoba Polres Bengkalis, IPTU Tony Armando kepada wartawan lewat siaran persnya pada Minggu (11/7) mengatakan, pengungkapan perkara tindak pidana narkotika jenis sabu berawal dari informasi masyarakat sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, pada Rabu (7/7).

Setelah diperoleh info akurat pada  pukul 20.00 WIB di hari yang sama, Tim melakukan penggrebekan di sebuah rumah di Jalan Rangau kilometer 17 Desa Petani, dan berhasil menangkap YA. Saat pelaku digeledah, ditemukan dua paket diduga narkotika jenis sabu, satu unit handphone merk Nokia putih, uang tunai Rp500 ribu, dua unit timbangan digital, dan lima bungkus plastik berisi plastik pack kosong.

"Tim menginterogasi tentang kepemilikan sabu. Pelaku akui sabu miliknya dapat dari seseorang berinisial H di Kecamtan Mandau Kabupaten Bengkalis. Tim berusaha melakukan pengejaran terhadap H belum berhasil. Saat ini pelaku sudah dibawa ke Mako Polres Bengkalis untuk keperluan proses selanjutnya," ujar IPTU Tony.

Pada esok harinya, Kamis (8/7) sambung Kasatresnarkoba Polres Bengkalis ini, Tim melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku sabu berinisial SI alias Jambrong umur 32 tahun. Pelaku ditangkap di Jalan Laksamana Ibrahim Desa Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu.

Begini kronologinya kata IPTU Tony, berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di Desa Sungai Pakning. Begitu dapat informasi, saya perintahkan Tim Opsnal Satresnarkoba untuk lakukan Lidik, sekitar pukul 20.30 WIB terlihat target sedang duduk di depan rumah.

Tim dengan sigap mengamankan target seorang laki-laki bernama SI, saat dilakukan penggeledahan badan ditemukan satu unit handphone Vivo Y30 biru, satu unit handphone Samsung putih, satu paket narkotika jenis sabu di atas meja, satu paket narkotika jenis sabu di saku celana sebelah kanan, tiga paket narkotika jenis sabu di dalam kotak penyimpan sabu di dalam saku celana sebelah kiri.

Tak sampai di situ, Tim geledah di dalam kamar pelaku dan ditemukan lagi satu paket narkotika jenis sabu. Saat ditanya asal usul sabu, pelaku akui  dapat dari Jon, jelasnya.

Tim melanjutkan perburuan terhadap HO alias Jon pada Jumat (9/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Begitu dapat info keberadaan diduga pelaku, dilakukan penggerebekan di sebuah rumah. Saat itu HO alias Jon berhasil melarikan diri, tapi Tim berhasil amankan inisial WO ditemukan satu tas sandang besar berisi satu plastik bening pembungkus sabu, satu gunting, dan satu unit handphone Nokia hitam.

"Tim tanya pemilik tas tersebut, pelaku akui milik HO alias  Jon yang kabur dari rumah tersebut sebelum Tim melakukan penggerebekan," ulasnya.

Masih IPTU Tony, Tim tak berhenti hingga di situ. Terus melakukan penyisiran di hutan persis belakang rumah, tapi belum  membuahkan  hasil. Pada pukul 12.30 WIB, Tim dapat informasi  dari masyarakat ada seorang laki-laki keluar dari dalam hutan berjarak 2 kilometer dari lokasi penggerebekan. Tim melakukan pengejaran, dan melihat seorang laki-laki berlari ke dalam hutan dan  berhasil mengamankannya.

Setelah laki-laki yang diamankan diinterogasi akui bernama HO alias Jon. Selain itu, turut diamankan sebuah tas  hitam yang sempat  dilemparkan berisi dua paket diduga narkotika jenis sabu, satubunit handphone samsung lipat putih, satu kotak berisi plastik bening pembungkus sabu, satu gunting dan uang tunai Rp1,5 juta hasil penjualan narkotika.

Tim menanyakan dari mana asal sabu, HO alias Jon akui dari Rudi (DPO). Peran kedua pelaku bandar, pengedar dan pemakai. Pelaku tersebut sudah edarkan sabu di wilayah Kecamatan Bukit Batu. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Bengkalis guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Editor : Sahdan

Berita Terkait