Debat Paslon Pilkada Siak Dipastikan Tanpa Pendukung

Siak, katakabar.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak, Riau, akan menggelar debat terbuka antara pasangan calon kandidat Bupati-Wabup Siak pada 30 November 2020.

Namun, sehubungan dengan pandemi Covid-19, KPU Siak bakal membatasi jumlah partisipan di dalam penyelenggaraan debat publik yang lazim digelar saat Pemilu tersebut.

"Sekitar tanggal 30 November bulan depan kita gelar. Ini sesuai dengan kesepakatan. Masing-masing Paslon, hanya bisa membawa 4 orang timnya ke ruang (lokasi) debat. Sebab kita tidak membuat undangan ke pihak lain," kata Ketua KPU Siak, Ahmad Rizal menjawab katakabar.com, Jumat (23/10).

Lantaran jadwalnya masih lama, Rizal juga mengaku pihaknya belum menentukan lokasi atau tempat debat publik. 

"Entah di Pekanbaru, entah dimana lokasinya, kita juga belum tahu. Begitu juga soal mekanisme debat dan panelis-nya. Sebab belum dirapatkan. Kemungkinan, awal bulan ini akan kita putuskan semuanya," kata Rizal.

Rizal juga memastikan tidak akan melakukan tes kesehatan bagi setiap Paslon sebelum melakukan debat kandidat. Walau saat waktu debat nanti, para kandidat sudah berkampanye selama 67 hari di tengah pandemi atau menyisakan sekitar seminggu lagi waktu kampanye mulai 26 September hingga 5 Desember 2020.

"Engak ada aturannya tes kesehatan sebelum debat. Yang jelas, sudah sering kita sampaikan, agar saat berkampanye, taati protokol kesehatan. Jika mereka melanggarnya, itu masuk wewenang Bawaslu Siak," kata Rizal.

Untuk diketahui, ada tiga pasangan calon yang bersaing pada Pilkada Siak, 9 Desember 2020. Ketiganya ialah Alfedri-Husni Merza diusung PAN, PKB, NasDem, Hanura, dan PPP serta empat parpol nonparlemen, PKPI, Gelora, Berkarya, dan Perindo. 

Kemudian pasangan Said Arif Fadillah-Sujarwo diusung Golkar, PDIP, dan Gerindra. Lalu, Sayed-Reni diusung Partai Demokrat dan PKS.

Editor : Sahril

Berita Terkait