Dipolisikan Indomaret, IRT Pekanbaru Mendekam di Bui

Pekanbaru, katakabar.com - Beralasan terlilit hutang yang ditinggalkan suaminya, ibu rumah tangga (IRT) nekad mencuri di gerai Indomaret yang beroperasi di jalan SM Amin Pekanbaru. Tak hanya sekali, tindakan tersebut diduga telah dilakukan DSR (35) sejak 6 bulan terakhir.

Namun, alih-alih dapat membayar hutang, DSR justru harus berhadapan dengan petugas kepolisian lantaran aksinya tersebut terpergok pegawai Indomaret dan melaporkannya ke Polsek Tampan.

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita menjelaskan ibu beranak dua itu diamankan Selasa (01/9) kemarin. Ia tertangkap pegawai Indomaret setelah membawa beberapa barang yang dijajakan di gerai tersebut.

"Pengakuannya, ia mencuri untik membayar hutang. Jadi, dulu dia pernah menikah dan berpisah, sang suami memiliki hutang yang kini dibebankan kepadanya," terangnya dalam temu pers, Rabu (03/9).

"Pengakuannya sudah 8 kali melakukan pencurian itu sejak 6 bulan terakhir. Dan sudah pernah 2 kali di amankan oleh pihak kepolisian namun karena kerugian tidak besar maka dilakukan restorative justice. Tapi bukan jera malah kembali melakukan pencurian yang korbannya mengalami kerugian Rp5 juta. Namun masih kita kembangkan lagi," tambahnya.

DSR sendiri tertangkap setelah sekitar 10.30 WIB pelaku mendatangi gerai Indomaret dengan mengendarai sepeda motor. Kala itu Ari Satria (22), salah seorang karyawan curiga, lantaran sebelumnya pernah terjadi pencurian di tempatnya bekerja dengan ciri pelaku sama dengan rekaman kamera pengintai alias CCTV yang ada di toko.

Saat pelaku berada di dalam toko, Ari memperhatikan gerak gerik pelaku melalui rekaman CCTV dan terlihat pelaku memasukkan barang-barang yang terpajanhg di toko ke dalam tas yang dibawanya.

Pelaku pun menuju kasir, dan hanya membayar makanan kecil dan langsung keluar toko. Ari bersama karyawan lainnya menghampiri pelaku, dan memeriksa tas pelaku dan didapati barang-barang milik Indomaret yang belum dibayar.

"Saksi juga menemukan tiga kantong plastik berisi barang harian yang diakui pelaku diambilnya di beberapa toko Alfamart dan Indomaret lainnya yang dilakukannya dihari yang sama," ujarnya.

Tertangkap melakukan pencurian, saksi pun membawa pelaku ke Polsek Tampan guna di proses lebih lanjut.

"Hasil curian dijual kembali ke tetangga tetangganya dengan harga yang lebih murah," terang Ambarita.

Selain pelaku, turut diamankan barang bukti berupa satu sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam plat BM 4231 FE milik pelaku, tas sandang merk Filla warna hitam berisi barang harian berupa kecap, sabun cair dan tiga kantong plastik warna hitam berisi barang harian.

Editor : Anggi

Berita Terkait