Disiplinkan Melonggar, Pos Pemantau Covid 19 Diefektifkan Lagi di Bengkalis

Bengkalis, katakabar.com - Disiplin dan ketaatan sebagian masyarakat, khususnya di Kabupaten Bengkalis untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid 19 melonggar di era kenormalan baru, selepas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lihat, tidak cuma di jalan-jalan. Pusat pusat keramaian, masyarakat makin berani menantang Covid 19. Sebagian masyarakat sudah enggan pakai masker, jaga jarak serta sepele dengan protokol kesehatan.

Umumnya masyarakat punya alasan sudah new normal atau normal baru. Padahal, era new normal mestinya kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid 19 harus mesti ditegakkan.

Lantaran mengendornya kepatuhan untuk taat protokol kesehatan penanganan Covid 19 sebabkan beberapa wilayah terjadi lonjakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif Covid 19.

Nah, untuk meningkatan kepatuhan masyarakat. Dalam waktu dekat di berbagai lokasi keberadaan titik atau pemantauan (check point) bakal diintensifkan.

Hal itu dibahas dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bengkalis, Rabu, kemarin.

Rapat yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis, Bustami HY diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Heri Indra Putra bertempat di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Prioritas Utama 10 Titik

Dalam rapat yang dihadiri Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, setidaknya sejumlah lokasi yang pengawasannya harus kembali diintensifkan atau diperketat.

Tempat-tempat itu pelabuhan Ro-Ro Sei Selari Kecamatan Bukit Batu, Pelabuhan Ro-Ro Air Putih Bengkalis dan pelabuhan Ro-Ro Tanjung Kapal.

Seterusnya, Mandau City Mall Duri Kecamatan Mandau, Mandiri Plaza Kecamatan Bengkalis, Hara Tio Nica Water Park Duri Kecamatan Mandau, Pasar Terubuk Kecamatan Bengkalis, Pasar Mandau Raya Kecamatan Mandau dan Pantai Wisata Selat Baru Kecamatan Bantan.

Untuk Bandar Sri Laksamana Kecamatan Bengkalis dan Pelabuhan Tanjung Medang sifatnya situasional. Tergantung kapan dioperasikannya pelabuhan Sri Junjungan di Kota Dumai.

Sejumlah ruas jalan dan kawasan, bakal diberlakukan sebagai kawasan wajib masker. Bagi yang tidak menggunakannya, tidak diperkenankan melintas atau masuk.

Di kota Bengkalis, kawasan wajib masker mulai dari sekitar Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut sampai pertigaan dekat masjid Agung Istiqomah.

Di Bukit Batu, mulai dari dekat PLN hingga Koramil Bukit Batu.

“Dalam waktu dekat segera berlakukan. Lamanya sekitar 60 hari. Nantinya petugas masing-masing check point merupakan gabungan dari berbagai pihak terkait, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja,” jelas Heri Indra Putra.

Editor : Sahdan

Berita Terkait