Dr Elviriadi Datang, Secercah Harapan Buat Irwan

Pasir Pengaraian, katakabar.com- Pakar Lingkungan, Dr Elviriadi menjadi saksi ahli dalam persidangan petani miskin yang ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan untuk berladang, Irwan umur 22 Tahun.

Kedatangan Dr Elviriadi sepertinya memberikan secercah harapan bagi Irwan dan keluarga. Lantaran Dosen fakultas pertanian itu bersedia menjadi saksi ahli atas persidangan Irwan.

Sebelumnya, Dr Elviriadi diketahui pernah menjadi saksi ahli atas persidangan Syafrudin umur 69 Tahun. Terduga pelaku pembakar lahan dengan tuntutan 4 tahun penjara denda Rp3 Miliar, Alhamdulillah akhirnya Syafrudin menghirup udara segar dan bebas dari jeratan hukum.

“Kita berharap, Irwan dapat dibebaskan, sebab hakekatnya karhutla itu terjadi lantaran alih fungsi massif di lahan gambut. Gambut menjadi rusak (overdrainage) sehingga rawan terbakar. Kerusakan gambut memunculkan kebijakan larang bakar yang digeneralisir merugikan petani dan penduduk lokal,” jelas Elviriadi.

Kata Elviriadi, membuat zona lingkungan rusak berasap. Di Riau dan Kalimantan itu bukan petani lokal, harusnya ada pemilahan dan kajian, jangan kejar tayang," sindir aktivis 98 itu.

Kepala Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI ini menjelaskan, pasal 69 ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2009 jelas membolehkan petani lokal membakar lahan secara terbatas. Ada lagi pasal 100 UUPPLH, ada lagi penjelasan UUPPLH itu, semua mentolerir.

“Pembolehan bagi petani lokal itu oleh UUPPLH dasarnya efek yang ditimbulkan tak seberapa, takkan melampaui baku mutu lingkunganl,” ketus Dosen yang dikenal vokal itu.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah ini pun berharap agar Pemerintah Propinsi Riau, Bupati, Camat dan RW melindungi petani dari tuduhan pembakar lahan.

“Kasus-kasus di lapangan seperti di Meranti, Rohul dan Rohil itu hampir tak ada pendampingan hukum, azab rakyat lemah,” pungkas putra Selatpanjang yang istiqamah gundul kepala demi nasib hutan.

Besok, pembacaan tuntutan atas Irwan akan disampaikan. Masyarakat berharap Irwan dapat dibebaskan seperti Syafrudin dibebaskan dari jeratan hukum dengan kasus yang sama di Meranti.

Editor : Sahdan

Berita Terkait