Dua Warga Inggris dan Spanyol Terjangkit Virus Corona di Prancis

Katakabar.com - Otoritas Kesehatan Prancis mengonfirmasi bahwa dua warga dari Inggris dan Spayol didiagnosa terjangkit virus corona di Prancis, tepatnya di sebuah resor ski. Sejak muncul pada Desember tahun lalu, wabah virus corona terus menyebar ke sejumlah negara. Jumlah kematian pun dilaporkan terus meningkat.

"Kami mengetahui bahwa ada dua kasus lain yang terkait dengan kluster ini, dua orang dewasa - satu didiagnosis di Inggris dan yang lainnya didiagnosis di Mallorca - dikaitkan karena menginap di apartemen di Les Contamines-Montjoie," kata pejabat kesehatan senior, Jerome Salomon dalam pernyataan yang disiarkan televisi, dikutip dari Aljazeera, Senin (10/2).

Salomon juga mengatakan sekolah di dekat resor tersebut akan ditutup untuk pengecekan pada pekan ini.

Lebih dari 900 orang dilaporkan meninggal di China daratan akibat virus corona. WHO telah mengirim tim yang terdiri dari para pakar internasional ke China untuk investigasi wabah yang pertama kali muncul di kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, China tengah.

Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan ada 97 kematian baru pada 9 Februari, sehingga jumlah kematian meningkat menjadi 908, terbanyak di Wuhan dan sekitar Provinsi Hubei.

Sementara jumlah orang yang terinfeksi di China mencapai 40.171.

Sedikitnya 25 negara telah mengonfirmasi kasus virus corona dan beberapa negara mengevakuasi warganya dari Hubei. Sejumlah maskapai besar menunda penerbangan dari dan ke China untuk menghentikan penyebaran virus.

Dengan temuan kasus baru di sejumlah negara, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mencatat ada "hal yang memprihatinkan" dari penyebaran virus di antara orang-orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke China. Dia mendesak negara di dunia mempersiapkan kemungkinan infeksi tapi juga mengingatkan orang-orang agar tetap tenang.

Dua kematian akibat virus ini di luar China dikonfirmasi satu di Hong Kong dan satu di Filipina. Merdeka

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait