Dugaan SPJ Fiktif Akar Masalah SDN 007 Ujungbatu

Ujungbatu, katakabar.com - Majelis guru SD Negeri 007 Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu, Riau terus mendesak Kadisdik Rohul Ibnu Ulya segera mengganti Kepala Sekolah Afrianti. Senin hari ini mereka menggelar audiensi dengan Kadisdik Rohul, Ibnu Ulya.

Selain itu, mereka juga meminta Inspektorat Kabupaten Rokan Hulu untuk segera mengaudit seluruh penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejak tahun 2018 hingga 2020. Indikasi tersebut terungkap adanya pembuktian soal SPJ yang diduga piktif oleh delapan orang guru tersebut.

"Kami menduga telah ada upaya atau indikasi soal SPJ dana BOS SD Negeri 007 Ujungbatu itu. Sebab, kami ada disuruh tanda tangan tapi duit tidak kami terima. Alasannya ditanda tangan sebagai loyalitas bawahan terhadap pimpinan. Untuk kami meminta baik dinas pendidikan maupun inspektorat Rohul segera mengaudit dana BOS sekolah itu," ujar Anizar yang diaminkan tujuh guru lainnya.

Dia menjelaskan, ada bukti tanda tangan soal dugaan SPJ fiktif itu. Termasuk soal duit transpor dan insentif guru pendamping kegiatan jambore ranting kecamatan Ujungbatu tahun 2019 di SD Negeri 007 Ujungbatu sebesar Rp 375.000 per orang.

"Saya memang tidak mau tanda tangan, tapi sebagian majelis guru ada yang tanda tangan. Tapi hanya menandatangani SPJ saja, duit tidak terima. Soal tanda tangan ya itu tadi, katanya sebagai loyalitas bawahan terhadap pimpinan. Meskipun demikian, Kepsek Afrianti tidak menunjukkan sikap baiknya terhadap kami majelis guru," jelasnya.

Mereka berharap, inspektorat Kabupaten Rokan Hulu segera turun tangan untuk mengaudit dana BOS SD Negeri 007 Ujungbatu. Sebab, dari bukti-bukti yang ada mereka siap bersaksi hingga kepengadilan.

Editor : Anggi

Berita Terkait