Eks Kantor Samsat Semak Tak Terurus

Duri (katakabar) - Tiga Bulan lagi eks kantor Samsat sudah hampir Tiga Tahun lamanya tak berpenghuni. 

Penghujung Tahun 2015 silam, pas di pertengahan Bulan Desember kantor Samsat yang terletak di Jalan Desa Harapan, Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis ditinggalkan para penghuninya lantaran pindah kantor ke gedung yang lebih besar, luas dan lebih megah di kawasan Jalan Hang Tuah Duri.

Setelah hampir Tiga Tahun lamanya tak berpenghuni, aset Pemprov Riau kini terlantar karena tak di urus serta tak di  rawat. 

Pekarangan kantor semak ditumbuhi ragam rerumputan mengepung fisik bangunan beton berlumut menutupi cat yang pudar lantaran tak terurus dan tak terawat.

Pagar dari besi setinggi 1 meter berkarat dan pondasi beton berlumut pun sebagian sudah ditutupi rumput. 

Mendongak ke atas, atap bangunan dari seng tampak sudah kusam dan berkarat lantaran bangunan bekas kantor Samsat dan Dispenda Provinsi Riau tidak digunakan dan difungsikan, itu dari hasil penelusuran dan pengamatan awak media katakabar.com saat menjambangi bangunan terlantar itu tadi siang.

Pesan para orang tua zaman old, kalau fisik bangunan tak ditempati bertahun lamanya so pasti, cepat dan lambat fisik bangunan bakal rusak. 

Apatah lagi fisik bangunan dan pekarangan tak pernah di urus dan di rawat seperti, pekarangan tak dibersihkan dari rerumputan dan ruangan per ruangan bangunan tak dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya alamat fisik bangunan tambah cepat rusak, tinggal menunggu waktu.

Sekedar untuk diketahui, fisik bangunan aset Pemprov Riau berbentuk rumah bulatan dulu digunakan sebagai kantor Samsat dan Dispenda Provinsi Riau. 

Cukup lama bangunan tersebut difungsikan sebagai kantor bersama Dua isntitusi berbeda. 

Itu sebabnya, Tiga Tahun silam warga berjubel datang ke bangunan terlantar untuk mengurus pajak kenderaan, surat menyurat serta lainnya. 

Kini hanya tinggal cerita, fisik bangunan yang telah menghabiskan duit rakyat meski sudah pernah digunakan mengerang kesakitan lantaran di kepung ragam rumput sambil berharap kepada Pemprov lewat pihak terkait yang mengurusi asset terlantar mengurusi dan merawat bangunan biar tahan lama.

Suatu masa, andai fisik bangunan terlantar mau digunakan tidak ada alasan butuh biaya untuk membersihkan bangunan agar dapat ditempati dan digunakan.

Editor :

Berita Terkait