Antisipasi Penimbunan

Forkopimcam Tambusai Utara Pantau Harga Sembako di Tengah Covid 19

Tambusai Utara, katakabar.com – Memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat dan kestabilan harga harga sembako di tengah kekhawatiran disebabkan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Fokopimcam) Tambusai Utara turun lapangan pantau dan cek ketersedian dan harga pangan di Pasar Kamis Tanjung  Medan dan toko toko barang harian di kilometer 24 Desa Mahato, kemarin.

“Alhamdulillah, dari pemantauan yang kami lakukan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Mahato, harga bahan pokok kebutuhan masyarakat masih stabil. Tapi Gula Pasir naik  Rp4000 per kilogram, Kami cek secara umum kebutuhan pokok masyarakat. Harga masih terkendali,” kata Camat Tambusai Utara, Mastur kepada Media Center Diskominfo Rokan Hulu.

Kepada para pedagang tidak melakukan penimbunan dan menumpuk barang pokok kebutuhan masyarakat. Begitu sebaliknya, untuk menjaga kestabilan harga sembako tetap terkendali dan kondusif, masyarakat tidak boleh membeli barang melebihi dari kebutuhanya sehari hari. 

"Situasi dan kondisi harg sembako bakal dipantau terus tiap hari bersama Forkopimcam, petugas dan masyarakat,” jelas Mastur.

Diceritakan Mastur, sejauh ini belum terlihat indikasi penimbunan bahan pangan. Itu sebabnya, pemantauan dan pendataan harga sembako sebagai langkah monitoring di pasaran.

“Kita pantau distribusi dan harga sembako untuk mencegah penimbunan barang dan aksi borong sembako di tengah maraknya wabah virus corona," tegasnya.

Posko Pantau Orang Keluar Masuk

Mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 di Tambusai Utara, sejalan instruksi Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman, pihaknya sudah membuat posko pemantauan kesehatan terhadap orang yang datang dan keluar.

“Kecamatan Tambusai Utara sudah membuat posko untuk memantau masyarakat yang datang dari luar Provinsi dan Kabupaten. Posisi posko di pintu masuk dari Sumut  pasnya di kilometer 24 Desa Mahato dan dipintu masuk dari Kabupaten Rokan Hilir dan Dumai di kolometer 11 Desa Mahato.

Mastur juga menambahkan, dalam mengatasi penyebaran Covid-19, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sesuai dengan arahan dan himbauan dari Pemerintah.

Tak cuma itu, penyemprotan Disinfektan massal bersama Polsek. Pembatasan aktivitas sosial (social distancing) bukan berarti tidak boleh melakukan hal apa pun. Itu menjaga jarak semaksimal mungkin dan Physical Distancing serta membiasakan berprilaku hidup bersih dan sehag,” cerita Mastur.

 

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait