Gajah Dekati Rumah Warga, BKSDA Riau Langsung Giring ke Habitat

Pekanbaru, Katakabar.com - Hampir satu pekan warga desa Kuala Terusan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, diresahkan dengan keberadaan dua gajah liar yang terpisah dari rombongannya. Dua gajah itu saat ini justru berada tidak jauh dari permukiman warga.

Kabid Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah I  Andre Hansen menerangkan hingga Senin (11/01) sore kemarin binatang tambun itu terpantau di semak belukar sedang yang jaraknya hanya 300 meter dari rumah warga. Terangnya dua ekor gajah itu terdiri dari satu gajah dewasa dan satu gajah masih anakan.

"Sebelumnya warga sempat melakukan penggiringan menggunakan petasan. Namun, justru dua gajah itu terpisah. Gajah yang besar itu berada dekat pemukiman warga tepatnya di belukar  di belakang SD N Kuala Terusan," tuturnya. 

Masih kata Andre, gajah itu diperkirakan dari kelompok gajah yang berasal dari Tesso Utara. Dimana lokasi itu merupakan salah satu habitat satwa berbelalai tersebut.

Sementara, hari ini Selasa (12/01) pihaknya akan berupaya kembali melakukan penggiringan bersama masyarakat. "Kemarin kita sudah lakukan koordinasi dengan warga dan beberapa pihak terkait. Kita juga imbau warga tadi malam agar untuk sementara mengurangi aktivitas baik di kebun ataupun di luar rumah. Kecuali petugas jaga yang ditunjuk khusus pada lokasi yang padat penduduk," paparnya.

Koordinasi kata Andre, tetap dijaga dengan harapan tak ada lagi miskomunikasi antar warga. Ia juga mengimbau tidak ada warga yang melakukan penggalangan dari arah berlawanan. Sehingga satwa dilindungi itu kembali ke jalur lalu dan berkumpul bersama kawanannya.

"Secara alami,  hewan ini juga tahu habitat dan ingin berkumpul kembali dengan kawanannya," tandasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait