Gedung Bak Rumah Hantu, Kasmarni Ambil Kebijakan Hibahkan ke Pemdes

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni sambangi beberapa gedung aset Pemetintah Kabupaten Bengkalis di Desa Kelapapati dan Desa Wonosari, pada Selasa (22/6) lalu.

Dua gedung itu, aset milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis dan sudah non aktif sejak belasan tahun yang lalu.

Gedung di Desa Kelapapati dulunya difungsikan tempat untuk pengrajin tenun, dan di Desa Wonosari tempat pengemasan produk lokal.

Melihat dua aset Pemkab Bengkalis di dua desa, Bupati Bengkalis sangat sayangkan aset gedung yang masih kokoh tapi bak rumah hantu. Bupati Bengkalis pun membuat kebijakan untuk menghibahkan gedung itu kepada desa.

"Di Kelapapati ada gedung bekas tempat pengrajin tenun, banyak fasilitas mesin yang tampaknya sudah terbengkalai dan tidak bisa diperbaiki lagi. Fisik bangunan tampak masih sangat kuat dan tinggal direhabilitasi. Lepas itu, nanti bisa kita hibahkan kepada Pemerintah Desa untuk dijadikan sebagai tempat pertemuan," tega Kasmarni.

Dengan begitu sambung Kasmarni, gedung seperti ini tidak terbengkalai bak rumah hantu.

"Lebih baik kita alih fungsikan ke hal yang lebih bermanfaat dan berguna bagi aparatur desa dan masyarakat setempat," jelasnya.

Setelah peninjauan ini lanjut Kasmarni, seluruh Perangkat Daerah terkait bergerak cepat dalam mengatasi persoalan ini.

"Kami tidak mau kunjungan ini menjadi sia-sia, hanya meninjau tapi tidak ada hasilnya, jadi semua harus bergerak cepat," beber mantan Camat Pinggir itu.

Bupati Perempuan pertama di Provinsi Riau itu berharap saat nanti gedung sudah difungsikan menjadi tempat pertemuan, Pemerintah Desa setempat bisa mengundangnya untuk berkunjung ke sana.

Editor : Sahdan

Berita Terkait