Geruduk Kantor Kepenghuluan Bagan Bakti, Warga Protes Pembagian BLT DD

Bagan Batu, katakabar.com - Puluhan warga geruduk Kantor Kepenghuluan Bagan Bakti, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, pada Jumat (5/6) sekitar pukul 09.00 WIB, tadi pagi. 

Di sana warga melakukan aksi protes pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD). 

Gelombang protes puluhan warga ditengarai penyaluran BLT DD dinilai tidak tepat sasaran dan pemerintah desa tidak sepenuhnya membagikan kepada masyarakat terdampak Covid 19.  

Tak cuma itu, dana BLT DD yang disalurkan tidak sesuai dengan anggaran yang ada. Masyarakat yang membutuhkan tidak terdata,  sehingga banyak warga belum tersentuh bantuan.

Masyarakat kecewa dengan pemerintah desa Bagan Bakti, lantaran tidak transparan dalam penyaluran. Persentase Dana Desa untuk BLT belum mencapai batas maksimal, tiga puluh persen dari Dana Desa Kepenghuluan Bagan Bakti.

"Kami cuma mau tahu kriteria yang dapat bantuan, mekanisme seperti apa, berapa uang dan kenapa ada oknum warga mendapat bantuan ganda, sementara masih banyak warga lebih membutuhkan tidak terdata sebagai penerima bantuan," kata salah seorang tokoh masyarakat, Ahmad Esron M kepada awak media di Kantor Kepenghuluan Bagan Bakti.

Dijelaskan Ahmad, warga yang terdampak wabah Covid 19 banyak, bahkan seluruh warga terkena dampak. Soalnya masih banyak warga yang lebih layak dapat bantuan, tapi tidak dapat bantuan dan  ada pula tak layak bisa dapat bantuan.

"Kami minta data penerima direvisi dan kuota penerima ditambah, kasihan melihat mereka, hak mereka dirampas," tegasnya.

Cerita Ahmad Esron M,  dulu warga di sini sangat guyub dan kompak hingga prestasi tingkat Nasional dapat diraih. 

Kenapa saat ini hilang? Lantaran kebijakan Datuk Penghulu mengkotak kota dan pilih kasih terhadap wargakah?

"Kami sebagai warga cuma minta transparasi dari pemerintah Kepenghuluan mengenai BLT DD."

Lihat sendiri, kenapa ini terjadi? Lantaran Datuk Penghulu kebijakanya Bijak sana dan Bijak Sini silakan jabarkan sendiri, ujar seorang janda ditinggal mati suami Fatmawati umur 52 Tahun rada kesal.

Aksi protes masyarakat diterima Penghulu Bagan Bakti, Muhammad Amin didampingi Kanit Intel Bagan Sinembah, Iptu S Suwandi, Sekcam Balai Jaya, Junaidi, Babhinsa Koramil 03 Bagan Sinembah, A Hasibuan dan Babinkamtibnas, Bripka Surian.

Apresiasi kepada masyarakat sudah melakukan aksi dan memberikan kritik. Ini sebagai pembelajaran untuk lebih baik lagi ke depan.

"Aksi warga ini sebagai pembelajaran untuk kita tebih baik lagi ke depan," kata Penghulu Bagan Bakti, Muhammad Amin singkat. 

Sekretaris Kecamatan Balai Jaya, Junaidi mengatakan, solusinya sudah ada. Musyawarah antara masyarakat dan pemerintah Kepenghuluan telahmembuahkan hasil. 

Pemerintah desa diminta transparan dalam menyalurkan bantuan. Masyarakat dilibatkan dalam menentukan data penerima bantuan. Kuota penerima bantuan ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan keuangan desa.

"Untuk penetapannya, pada Senin, 8 Juni 2020 depan bakal ditentukan berapa warga lagi tambahan data penerima. Untuk itu  diminta ditempel di tempat-tempat umum biar masyarakat tahu, jadi tidak seperti ini," tandasnya.

 

 

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait