Gubernur Riau Targetkan 450 Hasil Swab Setiap Hari

Pekanbaru, Katakabar.com - Gubernur Riau Syamsuar menargetkan tes swab bagi masyarakat di Riau dari 150 orang menjadi menjadi 450 orang perhari. Itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus corona di Riau.

Menurutnya, target tiga kali lipat hasil swab dari sebelumnya tersebut diyakini dapat tercapai jika tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Riau melakukannya dengan serius.

"Perintah Presiden, agar setiap hari kita harus mendapatkan hasil, dari labor hasil swab itu minimal 20 ribu orang perhari se Indonesia. Untuk Riau, kita berupaya meningkatkan dari 150 orang menjadi menjadi 450 orang perhari. Berarti ada peningkatan 3 kali lipat," kata Syamsuar, Selasa (16/6).

Dia mengatakan, untuk mewujudkan target 450 hasil swab tersebut, Pemprov Riau bersama tim gugus tugas sudah membahas langkah-langkah yang akan dilakukan.

Tim akan melakukan swab terhadap warga yang rentan berumur di atas 50 tahun. Kemudian tenaga medis serta tim dari gugus tugas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tim itu terdiri dari personel Satpol PP, pegawai Dishub, Diskes, Bapenda, serta TNI dan Polri.

"Saya sudah bicara sama Pak Danrem, pak Kapolda juga. Dengan begitu, harapan mendapatkan 450 orang perhari semoga tercapai, tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelas Syamsuar.

Syamsuar mengingatkan kepada tim gugus tugas agar terus bersemangat dan tidak mudah menyerah. Dia meminta semua tim selalu kompak dalam menangani Covid-19 di Riau.

"Kita tidak boleh menyerah, marilah kita semua bekerja keras. Kalau kita semua kompak, saya yakin semua itu bisa," tegas politisi partai Golkar tersebut.

Syamsuar telah menginstruksikan kepada bupati dan waliota untuk segera melakukan pemeriksaan Covid-19 bagi kelompok masyarakat.

Instruksi Gubernur Syamsuar itu dituangkannya dalam surat edaran (SE) Nomor : 179/SE/2020 tentang Percepatan dan Peningkatan Cakupan Pemeriksaan Covid-19. Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan surat Menteri Kesehatan Nomor: TM.03.01/Menkes/358/2020 tertanggal 9 Juni 2020.

Surat edaran Gubernur Riau itu terkait pemeriksaan Covid-19 serta dengan peningkatan kapasitas Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad dalam melakukan pemeriksaan hingga 450 sampel perhari. Hal ini untuk mendukung kegiatan surveilans pemeriksaan swab PCR yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan di daerah.

Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan pemerintah daerah di seluruh Riau untuk lebih meningkatkan dan memperluas kontak tracing dari kasus positif Covid-19.

Kemudian terhadap surveilans epidemiologi serta dilakukan pemeriksaan swab PCR atau rapid test antibodi untuk kontak dari kasus positif sesuai dengan periode kontak.

"Pemerintah daerah harus melakukan pemeriksaan swab PCR kepada kelompok masyarakat yang beresiko tinggi seperti ODP dan PDP yang terdata, itu diprioritaskan," tandasnya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait