Guru SMK Terlibat Sindikat Perdagangan Gading Gajah di Riau

Pekanbaru, Katakabar.com - Kepolisian Daerah Riau berhasil bongkar sindikat perdagangan gelap sepasang gading gajah. Tiga orang berhasil dibekuk  dengan barang bukti sepasang gading gajah senilai Rp100 juta.

Tiga orang tersangka yang berhasil dibekuk tim Direskrimsus Polda Riau yakni YP (52), YS (52) dan WG (56). Mereka ditangkap saat hendak transaksi jual beli sepasang gading gajah tersebut pada Rabu (11/11) di jalan lintas di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Andri Sudarmadi pada temu persnya, Kamis (12/11) menjelaskan ketiga pelaku memeliki peran masing-masing. YP merupakan pemilik sepasang gajah tersebut, WG selaku pembeli melalui perantara YS.

"Sepasang gading gajah itu masing-masing berukuran 80 sentimeter. Dimana akan dijual seharga Rp100 juta," ungkap Andri didampingi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Dari keterangan YP sepasang gading gajah itu didapatkannya dari wilayah Jambi. Dimana YP sendiri adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di salah satu SMK di Jambi.

"Jadi dia mau jual sepasang gading gajah kepada warga Kuantan Singingi, yaitu WG. Kemudian, YP berangkat dari Jambi ke Kuantan Singingi bersama perantara tersangka YS," terang Andri.

Sementara dari bentuknya, gading gajah itu sudah dimodifikasi. Yakni diukir dengan motif tertentu dan di dalamnya ditambahkan semen oleh tersangka.

"Itu mungkin untuk kelabui pembelinya. Kalau dikasih semen di dalamnya kan gading jadi berat, sehingga pembeli menyangka gading itu padu semuanya. Dan kedua gading gajah itu sudah lama dimiliki tersangka," kata Andri.

Atas perbuatan itu, ketiga tersangka dijerat dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman penjara paling lama lima tahun dan denda Rp 100 juta.

"Saat ini kita masih dalami kasus ini, untuk mengejar pelaku lain yakni pemburu yang mengambil langsung gading tersebut," tegasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait