Hadi Pranoto Ingin Dipertemukan dengan Muannas Alaidid

Katakabar.com - Kuasa hukum Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun, berharap polisi pertemukan kliennya dengan pelapor yakni Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Sebab, ia ingin mengetahui apa yang menjadi dasar Muannas melaporkan kliennya.

"Nah ya, jadi sekali lagi kami minta kepada penyidik segera dikonfrontir, apa sebenarnya masalah si pelapor ini, kan gitu. Yang punya masalah si pelapor, bukan Hadi," kata Tonin di Polda Metro Jaya, Selasa (8/8) malam.

Tonin tak percaya laporan yang dibuat Muannas untuk Hadi bukan pelanggaran UU ITE. Namun diduga laporan itu terkait harga dari herbal tersebut yang terbilang sangat murah.

"Ya saya maunya dikonfrontir, selesai. Kan dia yang bilang harga Rp10 ribu, Rp20 ribu nggak mungkin, yang benar Rp600 ribu atau sejuta katanya, karena bikin ribut katanya gara-gara harga Rp10 ribu, Rp20 ribu itu kan," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, laporan Muannas juga diduga perihal klaim telah menemukan herbal Antibodi Covid-19. Menurutnya, semua orang bebas melakukan klaim.

"Kedua ngaku penemu obat Covid, nah emang ada undang-undangnya orang nggak boleh ngaku penemu? Ya buktikan lah yang minum (herbal) orang sakit positif (Covid-19) itu, sembuh atau nggak. Tapi kalau mengaku menyembuhkan orang Covid ya nggak, yang nyembuhkan herbalnya kan gitu, jadi jelas ya," pungkasnya.

Diketahui, Muannas melaporkan Hadi atas tuduhan penyebaran berita bohong atau hoaks. Kasus ini bermula saat artis Anji membuat wawancara dengan narasumber Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat anti covid-19.

Merdeka.com

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait