Ini Alasan Menkum HAM Copot Ronny Sompie dari Dirjen Imigrasi

Pekanbaru, katakabar.com - Menkum HAM Yasonna Laoly mencopot Ronny Sompie sebagai Dirjen Imigrasi. Alasannya, agar tidak ada konflik kepentingan dalam tim independen yang dibentuk untuk mengusut kasus “delay” melacak keberadaan buronan KPK, Harun Masiku.

Yasonna mengatakan, Ronny bukan dicopot tapi difungsionalkan. Dengan demikian, tim independen akan berjalan dengan baik.

"Karena saya mau kita betul-betul terbuka dan melacak mengapa ini terjadi delay, mengapa data tersimpan di PC Bandara F terminal 2. Kalau yang bandara 3 kan beres makanya enggak ada masalah. Tapi terminal 2 ini ada delay," kata Yasonna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/1).

Dia menjelaskan teknis data keimigrasian tersebut. Bagaimana data dari bandara masuk ke pusat data Imigrasi.

"Memang ada perubahan Simkim (sistem informasi manajemen keimigrasian) dari Simkim 1 ke Simkim 2 ada pelatihan staf, sehingga waktu ada pelatihan itu data dummy-nya takut masuk ke pusat tidak dibuat ekses ke pusat. Tetapi karena ada sesuatu kenapa selesai itu enggak dibuka lagi ekses itu," tambah Yasonna.

Politikus PDIP itu mengakui ada yang janggal dengan data Harun Masiku yang delay. Awalnya Harun terdeteksi keluar Indonesia pada 6 Januari, itu dirilis tiga hari kemudian. Setelah 15 hari kemudian, baru Imigrasi menyatakan Harun sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari.

"Ada yang janggal makanya saya bilang ini harus tim. Kalau tim saya nanti orang enggak percaya. Maka saya katakan tim Cyber Crime dari Polri. Tim Kemenkominfo yang sangat ahli di situ. Tim BSSN, dan Ombudsman lembaga pengawas birokrasi. Supaya betul-betul independen maka Dirjen Imigrasi difungsionalkan sekarang ditunjuk Plh," tegas Yasonna. Merdeka

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait