Ini Kata Kades Merbau Soal Kebakaran Lahan PT Arara Abadi

Pelalawan, katakabar.com - Kepala Desa Merbau, Edi Maskur menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Merbau kecamatan Bunut kabupaten Pelalawan merupakan lahan konsesi PT. Arara Abadi. Lahan itu untuk lahan tanaman kehidupan bagi masyarakat Desa Merbau.

"Kebakaran diperkirakan menghanguskan hampir 8 hektar lahan gambut yang terjadi pada hari Minggu pagi sekitar pukul 11.00 Wib,” kata Kepala Desa Merbau kepada katakabar.com di lokasi  kebakaran, Selasa (30/6).

Disampaikannya, untuk luas areal yang terbakar belum bisa dipastikan secara riil, namun diperkirakan di bawah 8 hektar.

Disinggung mengenai siapa yang bertanggungjawab atas kebakaran tersebut, Edi Maskur mengatakan PT Arara Abadi selaku pengelola lahan.

Tapi dia berharap agar kebakaran ini tidak diproses hukum, dengan alasan masyarakat Desa Merbau dengan PT. Arara Abadi adalah mitra.

"Harapan kita, janganlah ini sampai diproses hukum, karena masyarakat dengan PT. Arara Abadi itu adalah mitra. Mereka kan berbuat untuk masyarakat dan inikan merupakan bencana", harapnya.

"Untuk proses pemadamannya melibatkan tim dari PT Arara Abadi sendiri pakai water booming sebanyak 4 unit, tim RPK 5 regu, tim dari Desa 2 regu, Manggala Agni, dari PT. Adei, TNI/Polri, BPBD kabupaten dan pihak-pihal lainnya, yang alhamdulilah, dengan kerjasama semua tim selama 2 hari berhasil dipadamkan, dan sekarang tinggal pendinginannya lagi", ujarnya.

Sementara ketika ditanya pihak yang harus bertanggungjawab atas bencana kebakaran tersebut, Edi Maskur menyebut pihak PT. Arara Abadi selaku pengelola.

"Yang bertanggungjawab atas bencana kebakaran ini menurut kami adalah PT. Arara Abadi karena mereka yang mengelola", tutupnya

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait