Pembangunan Dua Kantor Camat

Ini Pesan Bustami di Rapat PAM Pre Award Meeting

Bengkalis, katakabar.com - Kemarin, Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bengkalis, jadi tempat rapat Persiapan Penunjukan Penyedia atau Pre Award Meeting.

Pre Award Meeting adalah bagian dari proses Pengadaan Barang dan Jasa yang dilakukan sesudah penetapan pemenang, sebelum dikeluarkannya Surat Penunjukkan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ), maka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pengguna Anggaran (PA)

Di sana, Pelaksana Harian Bupati Bengkalis, Bustami Tim Teknis Independen dari unsur Perguruan Tinggi Universitas Islam Riau, Prof Sugeng Wiyono dan Direktur PT Inco Sakti Andi Rona, Direktur PT Kemuning Yona Pratama Muhammad Alfredo, PPTK PUPR Bengkalis, Beni Murdani, PPTK PUPR Bandar Laksamana, Muhammad Akmal ikut hadir.

Sekda Bengkalis ini tidak cuma menghadiri rapat PAM Pre Award Meeting, tapi sekaligus melakukan penyerahan simbolis Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ), untuk kegiatan pembangunan gedung kantor Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bathin Solapan.

Mengenai pembangunan gedung untuk kantor Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bathin Solapan, sudah dialokasikan anggarannya dengan waktu yang cukup panjang, perjalanan panjang ini sudah direncanakan dengan segala pertimbangan, ujar Bustami.

Kata Sekda Kabupaten Bengkalis ini, pekerjaan ini mesti diselesaikan akhir tahun, biar nanti di tahun 2021 pembangunan kantor bisa difungsionalkan. Endingnya, tercipta gedung pelayanan masyarakat yang refresentatif di Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bathin Solapan.

Untuk itu, kepada semua pihak yang terlibat baik dari konsultan perencana dan konsultan pengawas, diingatkan untuk selalu melakukan pengawasan secara bertanggung jawab.

Pemahaman umum terhadap bidang konstruksi perlu dimiliki para petugas pengawas pekerjaan konstruksi yang ditempatkan, agar pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan sesuai dengan hasil yang diharapkan.

"Bekerjalah secara profesional serta mematuhi semua komitmen yang tertuang dalam kontrak. Apabila sudah diteken kontrak, anda mempunyai kewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaannya. Tapi ingat kualitas pekerjaan menjadi tujuan utama, jangan cepat-cepat kualitas diabaikan, ini mesti dihindari," tegasnya.

Masih Bustami, bila punya ada halangan dan hambatan segera musyawarahkan dan diberikan solusi dengan cepat kepada konsultan pengawas, agar tidak terjadi pembiaran terhadap pembangunan.

Waku yang ada mesti digunakan sebaik-baiknya. Selaku pemerintah, kami turut andil melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaaan pembangunan gedung kantor, agar nantinya bisa dikerjakan secara maksimal, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait