Ini Peta Kekuatan Militer Indonesia vs China

Pekanbaru, katakabar.com - Belakangan ini, masyarakat Indonesia tengah digemparkan oleh konflik yang ada di Natuna. Sebenarnya, ini bukanlah konflik yang baru saja terjadi. Sejak dulu, hak kepemilikan di perairan Kepulauan Natuna masih menjadi bahan perebutan bagi kedua negara, Indonesia dan China.

Indonesia sendiri telah menegaskan kedaulatan dan hak ekonominya di Natuna. Hal tersebut juga dilindungi oleh prinsip hukum internasional termasuk UNCLOS 1982. Kendati begitu, pemerintah China masih mengklaim jika kepulauan tersebut miliknya.

Konflik kembali memanas saat kapal nelayan China tertangkap ketika memasuki wilayah itu. Lantas, bagaimana kekuatan militer Indonesia dan China? Seperti dikutip dari Global Fire Power, inilah peta kekuatan militer Indonesia dan China.

Kekuatan Pasukan Militer

Jika berbicara mengenai kekuatan militer kedua negara ini, berdasarkan Global Fire Power, Indonesia masih tertinggal oleh China. Indonesia sendiri berada di peringkat 16 sedangkan China menempati posisi ke-3 dari 137 negara. Bukan sembarang peringkat, hasil tersebut juga berdasarkan seberapa kuat pertahanan, jumlah pasukan hingga jumlah alat pertahanan masing-masing negara.

 /></p>
<p style=

2020 Instagram PUSPEN TNI

Dari hasil data yang diunggah oleh Global Fire Power, setidaknya Indonesia memiliki pasukan militer sebanyak 800 ribu personel dengan jumlah populasi sekitar 262,787,403 jiwa. Sedangkan, China memiliki jumlah pasukan militer berkisar 2,693 ribu personel dengan total populasi sekitar 1,384,688,986 jiwa.

Penambahan Pasukan TNI

Renggangnya kedua negara ini imbas dari banyaknya kapal nelayan China yang menerobos di perairan Indonesia. Terlebih, beberapa kali diketahui kapal nelayan ini dikawal oleh Coast Guard China. Mengetahui hal ini, pemerintah Indonesia tak tinggal diam. Setelah memberikan pengajuan nota protes ke pemerintah China, Indonesia langsung melakukan rapat terbatas.

 /></p>
<p style=

2020 Instagram PUSPEN TNI

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) Madya Achmad Taufieqoerrochman, menyatakan akan mengerahkan kekuatan dan menambah pasukan untuk menjaga kawasan Natuna. Tak hanya itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya Yuda Margono juga akan melakukan patroli udara di sekitar perairan Natuna.

"(TNI) melaksanakan Patroli Udara di perairan Natuna dengan menggunakan pesawat Boeing 737 AI-7301 Skadron Udara 5, Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin," ujarnya seperti diunggah akun instagram Puspen TNI, Minggu (5/1).

Kekuatan Umum Kendaraan Tempur

Mengingat jumlah senjata pertahanan militer Indonesia dibilang masih kalah dengan China. Dikutip dari Global Fire Power, China setidaknya memiliki 3,187 pesawat. Di mana China memiliki setidaknya 1,222 pesawat tempur, 1,564 pesawat serang, 1,004 helikopter hingga 281 helikopter serang.

 /></p>
<p style=2018 REUTERS/Issei Kato

Sedangkan, Indonesia sendiri diketahui memiliki setidaknya 451 pesawat. Di mana Indonesia memiliki setidaknya 41 pesawat tempur, 65 pesawat serang, 192 helikopter hingga 8 helikopter serang.

Jumlah Senjata Pertahanan Militer

Selain itu, China juga memiliki setidaknya 13,050 tank, 40.000 kendaraan tempur lapis baja, 4.000 artileri yang digerakkan sendiri hingga 2,050 proyektor roket.

 /></p>
<p style=2019 REUTERS/Stoyan Nenov

Sedangkan, Indonesia memiliki setidaknya 315 tank, 1,300 kendaraan lapis baja, 141 artileri yang digerakkan sendiri hingga 36 proyektor roket.

Jumlah Senjata Angkatan Laut

Meskipun Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara paling kuat di angkatan laut, NKRI masih tertinggal dari China. Berdasarkan Global Fire Power, Indonesia berada di peringkat 10 dan China menduduki posisi ke-2. China sendiri memiliki setidaknya 714 total aset angkatan laut dan Indonesia mempunyai sekitar 221 aset.

 /></p>
<p style=REUTERS/Bobby Yip

Untuk China, total aset tersebut termasuk 1 kapal induk, 76 kapal selam, 52 fregat, 33 kapal perusak, 192 kapal patroli, hingga 33 kapal perang ranjau. Sayang, dilansir dari web yang sama Indonesia tidak memiliki kapal induk dan kapal perusak. Kendati begitu, setidaknya Indonesia memiliki sekitar 5 kapal selam, 8 fregat, 139 kapal patroli hingga 11 kapal perang ranjau.

Anggaran Militer Indonesia Vs China

 /></p>
<p style=2013 Merdeka.com

Tentu saja, semua senjata dan kendaraan tempur membutuhkan anggaran dari pemerintah. Oleh pemerintah China, anggaran militernya diketahui hingga mencapai USD224 miliar atau Rp3,124 triliun. Sedangkan, pemerintah Indonesia mengeluarkan setidaknya USD6,9 miliar atau Rp40 triliun.

Kekuatan Nuklir Indonesia Vs China

Militer China juga punya senjata nuklir sangat banyak, tak kalah dengan militer Amerika Serikat maupun Rusia. Menurut perkiraan International Institute of Strategic Studies Military Balance 2010, China memiliki 90 rudal balistik antar benua (66 ICBM di darat dan 24 JLBM berbasis 2 kapal selam).

 /></p>
<p style=2018 Merdeka.com

Tahun 2018, menurut laporan Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm, militer China sudah memiliki 280 hulu ledak nuklir. Angka itu terbilang cukup banyak dalam sebuah pertahanan negara.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait