Instruksi Sukiman Antara Corona dan Karhutla

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di tengah Pandemi Covid-19 yang menjadi perhatian khusus di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Rokan Hulu sejak 24 Maret 2020 lalu, dampaknya berimbas kesegala sektor serta menjadikan masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dengan Virus menular tersebut.

Virus yang terkesan menyukai keramaian ini, membuat kehidupan masyarakat harus melakukan jaga jarak, termasuk di bidang pemerintahan. Selama pandemi, rapat dan pertemuan tatap muka ditiadakan digantikan dengan pertemuan Virtual melalui Video Conference.

Pelaksanaan ini mulai diterapkan dari Pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten sampai ke Kecamatan dan Desa.

New Normal atau tatanan hidup baru menuju masyarakat produktif aman dari Covid-19, setelah selama 105 hari tidak melaksanakan rapat dan pertemuan langsung seluruh Kepala OPD. Mengingat ada beberapa agenda penting yang harus dilaksanakan dan tanggung jawab.

Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, awal pekan kemarin melaksanakan rapat atau pertemuan tatap muka dengan Kepala OPD Rohul dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Rapat itu di kediaman Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu Komplek Bina Praja Pasir Pengaraian.

Sukiman mengatakan dalam situasi menuju New Normal dan masih dalam suasana Covid-19 dengan berbagai keterbatasan dan kondisi yang dialami. Ia meminta kepada Kepala OPD untuk melaksanakan tugas dengan baik dan berbuat seoptimal mungkin untuk masyarakat.

"Saya minta kepada Kepala OPD dan jajarannya untuk melaksanakan tugas yang di emban dan di percayakan penuh tanggung jawab. Berbuatlah seoptimal mungkin untuk masyarakat sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing," pintanya.

Kepada Kepala OPD untuk memberikan pelayanan terbaik serta prestasi untuk Rokan Hulu lebih maju. Mengajak bersama satukan tekad dan langkah serta perkuatkan niat dengan pemikiran yang jernih, berbuat dalam rangka  memajukan Rokan Hulu yang kita cintai ini.

"Dalam 105 hari yang lalu atau sebelumnya bukan berarti kita (Tim Gugus Tugas Rohul) tidak berbuat secara serius dan penuh tanggung jawab. Tapi kedepan lebih kita tingkatkan dalam pencegahan penularan Covid-19 di Rohul," kata Sukiman.

Terkhusus untuk bidang pendidikan, Sukiman mengintruksikan mencari solusi terbaik. Sehingga para pelajar dapat kembali belajar, apakah dengan pola tatap muka maupun daring. Namun harus mengutamakan aman dari Covid-19 yang tentunya sesuai dengan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, pencegahan Karhutla juga dibahas. Ia meminta agar semua pihak termasuk OPD dan jajarannya untuk ikut berpartisipasi, baik di lingkungan tempat tinggal, kedinasan dalam rangka antisipasi dan menghindari adanya kebakaran di lingkungan masing masing.

"Selain karhutla, yang lebih penting itu juga disektor pelayanan kepada masyarakat. Seperti perizinan, kesehatan, dukcapil dan OPD yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan pelayanan lebih baik," pintanya.

Sukiman juga meminta dalam legalisasi tanah masyarakat, tidak hanya saja fokus pada sertifikatTORA yang sekarang sedang berjalan, melainkan juga diusahakan untuk sertifikat lain, seperti tanah hibah, pemakaman dan rumah ibadah.

"Termasuk juga mencarikan solusi sertifikat tanah masyarakat pada umumnya dan tidak membedakan antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya," pungkasnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait