Irjen Pol Agung: Konsistensi Polisi Jadi Kunci Memburu Para Pelaku Narkoba

Pekanbaru, katakabar com - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi menegaskan, pihaknya sudah memetakan dan bakal melanjutkan secara serius operasi untuk memburu para pelaku pengedar narkoba di wilayah Riau yang memang terhubung dengan sindikat narkoba Internasional.

Polda Riau ujar Irjen Pol Agung, bakal lebih perketat operasi untuk pemberantasan Narkoba. Dari awal pemetaan penyebaran narkoba ini sudah dilakukan dan Polda Riau secara konsisten dan terus memburu para pengedar barang haram tersebut, jelasnya di halaman parkir Mapolda Riau saat menggelar Konperensi Pers, Selasa (6/4) sore kemarin.

Saya mengapresiasi keberhasilan Direktorat Resnarkoba kurun waktu 26 hingga 31 Maret 2021 ungkap 3 kasus dengan 6 pelaku berhasil diamankan dan barang bukti 18 kilogram sabu serta 15,7 gram ganja siap edar.

Kasus pertama Tersangka F yang menggunakan jasa Taksi, membawa 16 kilogram Shabu. F yang akan melakukan transaksi di bilangan Jalan Paus Kelurahan Lembah Damai Rumbai Pesisir berhasil diamankan pada 26 Maret 2021 sekitar pukul 14.00 WIB lalu.

“Tersangka F ini residivis kasus narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan di Batam. Tersangka F kepercayaan dari seorang Napi berinisial A yang mengendalikan bisnisnya dari sebuah Lapas di Batam," ulasnya.

Pengkapan berikutnya pada 27 Maret 2021, berhasil mengamankan tersangka IC umur 39 tahun yang tinggal di kawasan Jalan Semangka Dumai. IC mengaku menyimpan 2 kilo sabu di Desa Parit 1 Bengkalis. Petugas berhasil menemukan barang bukti yang disimpan di bawah kursi.

“Sabu tersebut punya ciri fisik yang sama dengan penangkapan seberat 16 kilogram. Kami masih selidiki, apakah sabu ini produk yang punya sumber yang sama dari dari DPO bernama I yang masih sedang dalam penyelidikan," bebernya.

Pekanbaru dan wilayah Riau perairan lainnya lanjut Irjen Pol Agung, masih menjadi daerah penyebaran dan peredaran utama narkotika jenis sabu para bandar besar narkoba.

Kasus ketiga, adanya rekaman viral video pendek, sebuah mobil hitam dengan nopol dipalsukan BM 1180 CI, yang penumpang di dalamnya sedang menghisap sabu.

“Tim saya perintahkan bergerak. Ada empat orang di dalam mobil yakni tersangka Y, tersangka M, tersangka A dan tersangka R. Tim menemukan Bong di rumah tersangka A. Y berperan di sini, sebagai inisiator dengan melakukan pembelian. A membuat bong, dan T pemilik mobil. Keduanya sudah tangkap dan proses hukum."

Terima kasihnya kepada masyarakat atas partisipasi aktif memberikan laporan sehingga bisa ditindak lanjuti oleh Tim Opsnal Polda Riau.

“Saya apresiasi atas peran masyarakat yang melaporkan kepada kami dan pasti menindak lanjuti. Kita semua tidak ingin penegakan hukum ini tidak konsisten. Y anggota polisi dan kita proses sesuai prosedur hukum yang berlaku, dan kepada bersangkutan diproses sebagaimana peraturan bagi anggota Polri," sebut Agung seraya memastikan konsistensi Polda Riau dalam memberantas peredaran narkoba dan menangkap para pelaku narkoba.

Editor : Sahdan

Berita Terkait