ISIS Serang Penjara di Afghanistan, 75 Tahanan Kabur

Katakabar.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengatakan pihaknya berada di balik serangan di penjara pusat kota Jalalabad, Afghanistan tadi malam. Serangan itu menyebabkan sejumlah tahanan melarikan diri.

Serangan dimulai saat bom mobil diledakkan di pintu masuk penjara oleh sekelompok pria bersenjata. Serangan berlanjut sepanjang malam sampai Senin pagi.

Dilansir BBC, Senin (3/8), sedikitnya 21 orang tewas, kata juru bicara Provinsi Nangarhar.

Menurut Attaullah Khogyani, 43 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Dia mengatakan, tiga penyerang terbunuh dan beberapa lainnya terus bertempur melawan pasukan keamanan dari lantai paling atas sebuah bangunan tempat tinggal penduduk.

Penjara tersebut menahan lebih dari 1.700 narapidana, kebanyakan merupakan anggota ISIS dan Taliban, kata seorang sumber keamanan kepada AFP.

Selama kekacauan berlangsung, lebih dari 75 tahanan kabur sehingga memaksa kepolisian untuk mengalihkan tugas para personel untuk mengejar mereka, menurut pejabat.

Belum jelas apakah serangan tersebut bertujuan untuk membebaskan tahanan tertentu. Serangan terjadi pada hari terakhir gencatan senjata tiga hari yang disepakati pemerintah Afghanistan dan Taliban, di mana ratusan tahanan Taliban dibebaskan sebagai syarat pembicaraan damai kedua belah pihak.

Laporan PBB pada Juli memperkirakan terdapat sekitar 2.200 anggota ISIS di Afganistan dan walaupun kelompok tersebut berada di wilayah pengasingan dan kursi kepimpinannya kosong, ISIS masih mampu melancarkan serangan bom.

Taliban yang merupakan saingan kuat ISIS sebelumnya mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Merdeka.com

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait