Israel Tutup Perbatasan, WNI Rombongan Holyland Terjebak

Katakabar.com - Rombongan wisata rohani dari Indonesia terjebak di Israel setelah negara itu menutup akses jalur perbatasan untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan penutupan ini, maka untuk sementara wilayah Israel tertutup untuk umum.

Pendeta Sonny Zaluchu mengatakan penutupan akses perbatasan dimulai pada Minggu sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Saat ini rombongan trip Holyland asal Indonesia itu sudah berada di Yerusalem.

"Kami menerima informasi akses Israel di perbatasan ditutup. Sementara waktu, terlarang untuk warga yang masuk wilayah Israel," kata pendeta yang memimpin rombongan 51 WNI untuk berziarah ke Tanah Perjanjian.

Akibat penutupan akses perbatasan ini, Sonny dan rombongan mengaku kebingungan. Mereka tidak tahu harus berbuat apa, apakah tetap tinggal di sekitar Israel atau dipercepat untuk keluar.

"Ini kita masih menunggu kejelasan. Aktivitas kita dibatasi atau tidak. Diminta untuk tetap di sekitar Isreal atau justru dipercepat untuk keluar Israel," kata Sonny kepada CNNIndonesia.com.

Sebelumnya, Sonny sempat mengabarkan bahwa jalur perbatasan yang ditutup pada trip Holyland hanyalah Palestina, sehingga rombongan peziarah tidak bisa singgah di obyek wisata di kawasan Tepi Barat, seperti Gereja kelahiran Yesus di Betlehem, Padang Gembala, Tembok Jericho dan Hebron.

Sementara itu Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha belum merespons atas konfirmasi terkait masalah itu. CNN Indonesia

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait