Istri Sekda Riau dan Para Kepala Dinas juga Positif Covid-19

Pekanbaru, Katakabar.com - Selain Gubernur Riau Syamsuar dan istrinya Misnarni, istri Sekretaris Daerah Pemprov Riau Fariza Yan Prana juga dinyatakan positif Covid-19. Bahkan, sejumlah kepala dinas dan para istri mereka juga tertular virus corona. Sedangkan Sekda Riau Yan Prana Jaya sudah melakukan tes swab dan tinggal menunggu hasilnya.

"Iya benar istri Pak Sekda buk Fariza positif Covid-19. Selain itu, ada beberapa kepala dinas dan istri masing-masing dinyatakan positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir saat dihubungi katakabar.com, Selasa (1/12).

Para pejabat di Pemprov Riau yang dinyatakan positif virus corona tersebut yakni Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) itu perempuan tapi suaminya negatif. Lalu Kepala Biro Pembangunan dan istri, Kepala Dinas Kebudayaan dan istri, Kadis Perikanan dan istri.

"Semuanya sedang menjalani perawatan di rumah sakit," kata Mimi.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar dan iatrinya Misnarni terkonfimasi positif covid-19. Hingga saat ini ada 20 orang pegawai yang dinyatakan sebagai pasien baru covid-19 di lingkungan Pemprov Riau.

Syamsuar diketahui positif covid-19 setelah dirinya melakukan tes swab di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru. Hasil tes itu menunjukkan Syamsuar terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan, Syamsuar sempat mengeluh tak enak badan. 

"Kita langsung sarankan melakukan tes swab dan benar hasilnya positif," terangnya.

Gejala yang dialami oleh Syamsuar dan istri merupakan gejala ringan. Lantaran tidak ada keluhan yang berat.

"Meski karena melihat usia dan faktor keamanan, maka saat ini beliau dan istri sudah diisolasi dan dirawat di rumah sakit. Bukan lagi di kediaman," kata Yovi.

Sebelum dinyatakan positif, Syamsuar turut hadir dalam sidang paripurna pengesahan APBD Riau 2021 di DPRD Riau, Senin (30/11) kemarin. Sidang itu juga dihadiri segenap pimpinan hingga anggota DPRD Riau.

"Untuk yang melakukan kontak dekat dengan Gubernur, kita lakukan tes swab. Memang tidak semua, tapi jika ada yang bergejala langsung kita lakukan penanganan," tandasnya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait