Jalan Provinsi di Siak Rusak Parah, Warga: Apo Kesah Pak Gubernur?

Siak, katakabar.com - Jalan lintas Provinsi Riau penghubung sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Siak mengalami rusak parah. Ironisnya, sudah bertahun-tahun kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan.

Kerusakan jalan tepatnya dari Simpang Beringin Maredan hingga Simpang Buatan Km 11 Koto Gasib. Jalan tersebut dipenuhi dengan lubang digenangi air akibat rusaknya aspal jalan.

Ketinggian air di badan jalan mencapai 25 hingga 35 centimeter. Sehingga lubang-lubang besar di tengah jalan tidak jelas terlihat oleh pengendara. Hal itu mengakibatkan banyaknya kendaraan roda empat dan roda dua yang terperosok.

Karena itu pengendara harus lebih ekstra hati-hati bila melintas, karena kondis jalan kerap mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan jalan tersebut dikeluhkan warga sekitar yang kerap melintas di jalan tersebut. Seperti yang disampaikan salah satu warga Kecamatan Lubuk Dalam, Roni (36).

"Ampun kalau melintas di jalan ini. Rusaknya sudah sangat parah. Apalagi, jalan berlubang yang sudah digenangi air, tentu harus lebih hati-hati lagi saat melintas," kata Roni kepada katakabar.com, Kamis (25/6).

Sementara salah satu tokoh pemuda di Kabupaten Siak, Rolis Mukhtar mengaku kerusakan jalan sudah dirasakan warga bertahun-tahun. Namun, belum ada perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Padahal, kata Rolis, jalan provinsi tersebut merupakan akses dan urat nadi perekonomian masyarakat Kabupaten Siak.

"Sudah lama jalan itu rusak. Tapi belum juga diperbaiki. Apo kesah Pak Gubernur?. Tengok-tengoklah kampung kita ni," kata Rolis dengan logat Melayu saat bincang-bincang dengan katakabar.com. 

Hal itu disampaikan Rolis bukan tanpa alasan. Sebab, sebelum menjadi Gubernur Riau, Syamsuar merupakan Bupati Siak dua periode berpasangan dengan Alfedri, Bupati Siak saat ini.

Syamsuar dilantik bersama wakilnya Edy Natar Nasution pada 20 Februari 2019 lalu di Istana Negara, Jakarta Pusat. 

Maka itu Rolis berharap agar Pemprov Riau melalui Dinas PU bisa mendengar keluhan warga tersebut.

Sebelumya, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim) Kabupaten Siak juga sudah melayangkan surat ke Pemprov Riau pada 23 Maret 2020. Surat nomor: 600/PU Tarukim/III/2020/149 perihal kondisi ruas jalan provinsi di Kecamatan Koto Gasib rusak parah.

Ada tiga poin yang disampaikan ke Pemprov Riau yakni pertama bahwa ruas jalan itu merupakan satu-satunya ruas jalan provinsi yang menghubungkan ibukota Provinsi Riau Pekanbaru dengan 3 kabupaten lainnya di pesisir Riau. Diantaranya Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Kedua, kondisi ruas jalan tersebut mulai dari Simpang Bakal Maredan menuju Simpang Buatan Km11 sangat parah. Yaitu selain bergelombang dan banyak sekali lubang yang menganga, dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Pada poin terakhir pihaknya juga mengatakan karena ruas jalan itu sangat penting, bahkan satu-satunya jalan poros menuju 3 kabupaten serta pelabuhan penumpang pada sisi laut menuju provinsi lainnya, pihaknya mengharapkan dinas PUPR Provinsi Riau segera menangani ruas jalan tersebut.

Editor : Sahril

Berita Terkait