Juliari P: Seru Perbankan Rekrut KPM Graduasi Jadi Nasabah KUR

  • Reporter:
  • 26 Desember 2019, 19:53:39 WIB
  • Ekonomi

Labuan Bajo, katakabar.com - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah tergraduasi merupakan nasabah potensial bagi perbankan.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara mendorong bank bank milik negara (Himbara) untuk merekrut KPM graduasi sebagai nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“KPM yang sudah graduasi merupakan target (nasabah) paling aman. Alasnya, sudah termonitor konduitenya, usahanya, datanya cukup jelas. Kita punya KPM banyaknya Puluhan Juta, kalau diambil sekian persen saja totalnya sudah Jutaan. Jadi tidak perlu cari (nasabah) baru,” ujar Juliari P Batubara saat kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, seperti dilansir dari Situs Resmi Kemensos RI.

Kata Mensos RI, target penyaluran KUR cukup besar Tahun 2019, mencapai Rp190 Triliun. Bagi perbankan tidak mudah menyalurkan kredit sebesar itu.

“Kita punya banyak KPM PKH graduasi yang sudah memiliki usaha. Mereka ini bisa langsung ditawari KUR,” tegasnya.

Menurutnya, Bank Bank Himbara agar bekerja aktif mencari mantan KPM PKH yang sudah tergraduasi. Untuk menemukan KPM PKH tergraduasi tidak sulit, sudah tersedia banyak jaringan. Ada koordinator regional, koordinator wilayah, ada pula pendamping.

Mensos pun meminta pimpinan daerah seperti, Gubernur, Bupati atau Walikota berperan menjembatani penyaluran KUR antara perbankan kepada KPM PKH graduasi.

“KPM yang sudah graduasi menjalankan dagangannya perlu modal, kawinkan saja dengan bank. Kasihlah KUR kepada KPM yang sudah graduasi sebab, mereka tidak perlu lagi menerima bantuan," katanya.

Di Labuan Bajo, Mensos melakukan kunjungan kerja ke Tiga lokasi. Kegiatan Sosialisasi Penyaluran PKH dan BPNT di kantor Bupati Manggarai Barat. Meninjau E -Warong milik Kornelis Dagut di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo dan berinteraksi dengan pedagang Pasar Batu Cermin, tak jauh dari lokasi E-Warong.

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait