Kadernya Tak Tahu Namanya Masuk Survei Partai Lain, MPP PAN Siak: Somasi Saja!

Siak, katakabar.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Partai DPD PAN Siak, Fairus meminta kepada semua kadernya untuk solid dalam memenangkan Pilkada Siak yang akan digelar tahun ini. Salah satunya, mengikuti intruksi partai dan tidak bermanuver ke partai lain. 

"Tak usa bermanuver ke sana kemari. Kalau memang benar-benar ingin bermanuver, jangan kucing-kucingan," kata Fairus kepada katakabar.com, Sabtu (16/5).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Siak ini lantaran sebelumnya salah satu kadernya Sujarwo, masuk dalam survei DPD I Golkar Riau, sebagai bakal Calon Wakil Bupati Siak pada Pilkada 2020. Di dalam surat tertanggal 13 April 2020 itu, nama Ketua Komisi II DPRD Siak itu dituliskan sebagai bakal Calon Wabup Siak.

Tercantumnya nama Sujarwo dari PAN sebagai Calon Wakil Bupati Siak, menurut Fairus telah memicu kegaduhan terhadap internal PAN Siak dan dapat merusak citra partai di mata publik.

"Sujarwo kan bilang tidak tahu bahwa namanya dicatut begitu saja. Jadi kalau begitu, dia harus minta ketua DPD I Golkar Riau Syamsuar untuk mengeluarkan namanya dalam survei. Dia harus tegas lah, kalau benar-benar memang merasa namanya dicatut. Sebab ini kan merusak namanya sebagai kader PAN," kata dia.

Namun jika Sujarwo memang ingin tetap maju sebagai bakal Calon Wabup Siak dari partai lain, maka lebih baik dia membikin surat pernyataan. Begitupula jika dia ingin mengikuti dan mengetahui namanya masuk survai partai lain, juga semestinya membikin surat pernyataan.

"Harus tegas dong. Jangan ngambang gitu. Kita tidak melarang siapa pun yang mau maju. Namun, sebagai kader kita harus mengikuti intruksi partai bahwa di Pilkada Siak 2020, PAN menunjuk Ketua DPD PAN Siak dan pasangannya maju Pilkada. Tapi kalau tak mau mengikuti intruksi itu, bikin saja surat pernyataan, biar kita tahu kejelasannya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Siak Alfedri menyatakan bahwa Sujarwo sudah membikin surat pernyatan tidak maju Pilkada Siak dari partai lain.

"Dia sudah bikin surat pernyataan ajak materai tidak maju Pilkada dan mendukung pasangan yang diusung PAN," kata Bupati Siak ini.

Bahkan, kata Alfedri, yang bersangkutan sudah siap menerima sanksi partai jika melanggarnya. 

"Dari dulu dia sudah menyatakan tidak akan akan maju. Dengan masuknya namanya ke dalam survai Partai Golkar ada plus-minusnya juga. Artinya partai akan semakin solid memenangkan Pilkada," kata dia.

Editor : Sahril

Berita Terkait