Kadis Kominfo Riau Positif Covid-19, Tertular Klaster Dharma Wanita

Pekanbaru, Katakabar.com - Kadiskes Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir sebelumnya menjelaskan terdapat 20 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 dari klaster Dharma wanita. Dimana hari ini diketahui Kadiskominfo Pemprov Riau, Chairul Riski juga turut dinyatakan positif virus tersebut.

Saat di konfirmasi Kadiskominfo Pemprov Riau, Chairul Riski membenarkan bahwa dirinya positif virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China itu. "Benar, saya positif," tuturnya, Rabu (2/12).

Saat ini Riski begitu sapaan akrabnya tengah menjalani isolasi di salah satu rumah sakit yang ada di Pekanbaru.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah istri Gubernur Riau, Misnarni Syamsuar positif covid-19 bersama dua ajudannya dinyatakan positif, Gubernur Riau Syamsuar juga menyusul positif dan dirawat di rumah sakit.

Bukan hanya orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning itu saja, sederet nama juga turut dinyatakan positif covid-19 dari lingkungan Pemprov Riau. Seperti Kepala Dinas Perikanan dan Istri, Istri dari Sekda Riau, Karo Dapim, Karo Pembangunan dan istri, serta Kadis Kebudayaan dan istri dan beberapa nama lainnya.

Sebagai pengingat, Gubernur Riau diketahui positif covid-19 setelah dirinya melakukan tes swab di salah satu rumah sakit swasta di kota Bertuah. Hasil tes itu menunjukkan bahwa mantan Bupati Siak itu terkonfirmasi positif Covid-19. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi merinci sebelumnya Gubri sempat mengeluh tak enak badan. "Kita langsung sarankan melakukan tes swab dan benar saja hasilnya positif," terangnya.

Lanjut Indra, gejala yang dialami oleh Gubri dan istri merupakan gejala ringan. Lantaran tidak ada keluhan yang berat.

"Meski karena melihat usia dan faktor kemanan, maka saat ini beliau dan istri sudah diisolasi dan di rawat di rumah sakit. Bukan lagi di kediaman," bebernya.

Sementara, sebelum dinyatakan positif, Gubri turut hadir dalam sidang paripurna pengesahan APBD Riau 2021 yang ditaja di DPRD Riau, Senin (30/11) kemarin. Sidang itu juga dihadiri segenap pimpinan hingga anggota DPRD Riau.

"Untuk yang melakukan kontak dekat dengan Gubernur kita lakukan tes swab. Memang tidak semua, tapi jika ada yang bergejala langsung kita lakukan penanganan," tandasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait