Kaki Seorang Warga Rohil Putus Ditebas Parang Gegara Ini

Pekanbaru, katakabar.com - Nasib nahas bagi Muhdanial Marpaung yang merupakan warga Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir. Pasalnya ia harus merelakan kehilangan salah satu kakinya lantaran ditebas menggunakan parang oleh Joni Ginting, pada Kamis (7/1) kemarin.

Ia dituding Joni melakukan pencurian buah kelapa sawit di kebun yang sedang dipanennya kala itu. Lantaran emosi buah sawitnya sering hilang, tanpa pikir panjang Joni yang sudah naik pitam langsung memotong kaki korban tepat saat Muhdanial sedang membawa beberapa buah kelapa sawit menggunakan sepeda motor.

Peristiwa yang terjadi di Gang Buntu Dusun Suka Jadi Kepenghuluan Bangko Permata, Rokan Hilir itu sempat viral di media sosial.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kasubag Humas Polres, AKP Juliandi mengatakan saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan. Dimana tak lama dari kejadian pelaku telah menyerahkan diri di Pos Lantas Km 13.

Pelaku juga membawa sebilah parang yang digunakan pelaku untuk menebas kaki korban. "Motif sementara, pelaku melakukan tindakan itu karena kesal buah kelapa sawitnya sudah sering dicuri," katanya, Jumat (08/01).

Dikatakannya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 wib. Dimana saat itu, ada warga yang memberitahukan kepada adik korban yang juga sedang memanen sawit di sekitar rumahnya. Warga menyebutkan bahwa kaki korban telah dipotong pelaku di lokasi 13.

Tidak menunggu lama adik korban yang juga pelapor lantas pergi menggunakan sepeda motor menuju lokasi kejadian. Sesampai lokasi benar saja abangnya telah bersimbah darah dengan kaki kiri putus dan tergeletak di jalan.

"Pelapor pantas membawa korban ke Puskesmas KM 12. Dimana saat itu korban sempat mengatakan bahwa pelaku adalah Anak Bande," terangnya.

Sementara, atas suruhan korban pelapor lantas melaporkan peristiwa itu ke ke Polsek Bangko Pusako. Sementara diwaktu yang bersamaan, pelaku justru menyerahkan diri ke Pos Lantas Km 13 dan di bawa ke Polsek Bangko Pusako.

"Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut," bebernya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait