Kala Lintas Komisi Minta Penjelasan Soal Lampu PJU

Bengkalis, katakabar.com - Lintas Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis panggil PT Pembangkit Listrik Negara (PLN), Dinas Perkimtan, dan BPKAD, guna mediasi mengenai tunggakan pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU), Selasa (16/2) kemarin.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis, Adri yang pimpin rapat, dan meminta keterangan dari pihak terkait mengenai alasan tunggakan pembayaran PJU hingga terjadinya pemutusan penerangan jalan di Kota Bengkalis dan sekitarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis, Ruby Handoko alias Akok mengatakan kekecewaannya, sebab pemadaman lampu jalan ini bertepatan dengan hari Imlek, yang mana banyak masyarakat luar yang berkunjung ke Bengkalis.

Soal itu, Asisten II Setdakab Bengkalis, Heri Indra Putra menjelaskan, keterlambatan pembayaran yang terjadi disebabkan adanya perubahan sistem penganggaran yang baru, lewatnSistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Ini berimbas kepada beberapa kendala, seperti ada penyesuaian yang mesti dilakukan.

"BPKAD dan Dinas Perkim sudah berkoordinasi soal itu, satu atau dua hari ke depan pembayaran sudah bisa dibereskan," ulasnya.

Pihak BPKAD menjamin ke depan, tidak lagi terjadi keterlambatan pembayaran PJU ini demi pelayanan kepada masyarakat.

"Kami bakal terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi bersama pihak PLN dan Dinas Perkim agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ulasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Khairul Umam menimpali, ke depan hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat untuk dapat dilaksanakan sebaik-baiknya.

"Komunikasi dan koordinasi mesti dijaga dengan baik sehingga hubungan antara pemerintah dan masyarakat bisa berjalan harmonis," sebutnya.

Bagaimana Lampu PJU Duri

Kemarin sore, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bengkalis, di pulau seberang sudah menyala. Itu selepas Lintas Komisi DPRD Kabupaten Bengkalis panggil Dinas Terkait soal padamnya lampu PJU tersebut.

Masalahnya, lampu PJU yang berjejar median jalan pada dua Jalan Protokol Duri, Jalan Jenderal Sudirman dan Hang Tuah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan notabene masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis terkesan dianaktirikan, sebab di sejumlah titik tertentu lampu PJU masih padam hingga Selasa (16/2) tadi malam.

Menyikapi itu, pimpinan rapat Lintas Komisi DPRD Bengkalis, Adri meluruskan tidak cuma masalah lampu JPU di Kota Bengkalis saja. Tapi lampu PJU di wilayah Kabupaten Bengkalis yang padam, termasuk di Kota Duri diminta kepada Dinas Terkait untuk memperhatikannya.

"Pada pertemuan Lintas Komisi DPRD Bengkalis bersama Dinae Terkait bahas lampu PJU di wilayah Kabupaten Bengkalis, termasuk Kota Duri," jelasnya.

Saol padamnya lampu PJU di Kota Bengkalis, disebabkan Pemkab Bengkalis menunggak Rp3 miliar kepada PLN. Tapi, selepas pertemuan sore harinya, lampu PJU menyala. Untuk pembayaran tunggakan, Pemkab Bengkalis bakal melunasinya kepada PLN pada Rabu (17/2).

Masih Adri, hasil lainnya dari pertemuan tercapai kesepakatan dimana pihak PLN bakal melakukan survei lapangan, termasuk soal lampu PJU ilegal.

Bagi lampu PJU dinilai ilegal, jangan diputus dulu cukup didata. Setelah survei dan pendataan, Lintas Komisi DPRD Bengkalis bakal menggelar pertemuan lagi dengan Dinas Terkait guna mencari solusi lampu PJU yang padam, dan yang ditemukan ilegal, tambahnya.

Sekedar diketahui, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis ini rada kaget saat diberitahu beberapa lampu PJU di sejumlah titik tertentu di kawasan dua Jalan Protokol Kota Duri padam.

Padahal, persoalan lampu PJU tersebut sudah lumayan lama padam. Dan warga net menuding Dinas Perkimtan Bengkalis tidak becus kinerjanya.
 

Editor : Sahdan

Berita Terkait