Kapolres Pelalawan Desak Pemda Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Pelalawan, Katakabar.com - Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, menekankan kembali tentang penerapan protokol kesehatan jelang Pilkada Kabupaten  Pelalawan 2020.  Hal tersebut disampaikan Kapolres saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) penegakan  hukum protokol kesehatan dan pengendalian carona virus  disease 2019 (covid-19)  yang diselenggarakan di kantor BAPPEDA, Kamis(17/9/2020). 
 
Kapolres Pelalawan meminta agar penyelenggara pemilu bersinergi bersama Pemerintah daerah (Pemkab) Pelalawan dan seluruh eleman masyarakat bahaya covid-19 mematuhi protokol kesehatan tidak di berikan sanksi
 
“Semakin mendekati pelaksanaan pilkada, tidak menutup kemungkinan terdapat kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Hal ini tentu sangat rawan dan berpotensi menjadi klaster baru covid 19,  yang disebut klaster pilkada. Ini yang harus kita antisipasi bersama-sama,” ucapnya
 
Polres Pelalawan sendiri sudah menerapkan  pendispilan UUD No 2 tahun 2002 tentang kepolisian UUD 6 tahun 2018 tentang karentina kesehatan, Kepmenkes No 612.  Menkes SK 2020
 
" Sangat diharapkan Pemkab Pelalawan melakukan menerbitkan Perda sanksi tidak memakai masker dalam penaganan covid-19 ," sembungnya
 
Lebih lanjut, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko menyampaikan, sampai sekarang giat Polres Pelalawan sudah membagikan masker , bantuan sosial. Hal ini kurang efesien kalau tidak adanya dibarangi payung hukum, kalau tidak dibuat sangat membahayakan masyarakat kabupaten Pelalawana
 
"Apalagi lagi kabupaten Pelalawan akan melaksanakan Pilkada .Dari kesimpulan masyarakat menaati protokol kesehatan di barengi sanksi payung hukumnya,jadi ada payung hukum sanksi tegas masyarakat berpergian keluar rumah berpikir tidak memakai masker," paparnya
 
Dalam hal ini , Kapolres Pelalawan mendesak Pemkab Pelalawan membikin Perbub atau pun Perda 
 
" Kita tidak  tau siapa aja diserang  covid-19 , tinggal menunggu waktu, beri kami payung hukum.  Sampai sekarang masyarakat Pelalawan tidak patuh mentaati protokol kesehatan karna saksi belum dilakukan,"bebernya
 
Menanggapi hal ini, Bupati Pelalawan melalui Wakil Bupati Pelalawan Zardewan bahwasnya indikasi Covid-19 , hari ini sudah ratusan orang terkena. Ia mengatakan, Perbup sudah ada pertama No 22  PSBB tahun 2020, dan New normalnya No 51 tahun 2020
 
"Perbub berbunyi tidak memakai masker teguran lisan maupun tertulis
 bagi pengusaha dan pedangang  tidak mematuhi protokol kesehatan teguran lisan dan tertulis dan pembukaan izin usaha," ujarnya
Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait