Kasmarni Terima Gelar Bundo Kandung dari PKDP Mandau

Pekanbaru, Katakabar.com - Majunya Kasmarni dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebagai calon Bupati Bengkalis mendapat dukungan dari berbagai organisasi masyarakat. Salah satunya yakni Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Mandau. Sebagi bukti dukungannya PKDP sematkan gelar Bundo Kanduang kepada Kasmarni, Sabtu (19/9/20) malam.

Pemberian gelar itu tepat dalam gelaran deklarasi tim bersatu KBS bersama PKDP di Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Pemberian gelar itu di ditandai dengan pemasangan  Tengkuluk Tanduk dan selendang yang langsung dipasangkan oleh Bundo Kanduang PKDP, Hj Eniguswati Suar, H Eni Toyo, Hj Kamnovita, Hj Ema Campago, Upik Joni, Ristati Deman, Era Susanti dan Bundo Kanduang lain.

Pemasangan itu juga disaksikan oleh Penasehat PKDP Agustiar Tanjung, Ketua PKDP Deman, ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai PKDP.

Bundo Kanduang PKDP Hj Eniguswati Suar menerangkan gelar Bundo Kanduang merupakan gelar kehormatan yang diberikan Bundo Kanduang PKDP. Gelar ini merupakan bentuk penghargaan kepada seseorang yang dianggap mampu mengayomi dan membimbing warga Minang khususnya warga PKDP di perantauan.

"Kami selalu berpegang dimana langit dipijak, di situ langit dijunjung. Walaupun kita hidup di rantau, sebelum berangkat kita tinggalkan ibu, kita cari ibu. Tinggalkan bapak, kita cari bapak. Kita menemukan Bu Kasmarni sebagai seorang ibu yang mengayomi dan membimbing kami di sini," bebernya.

Tambahnya, memang masyarakat PKDP tak asing lagi dengan sosok Kasmarni. Kasmarni dinilai rutin menjalin silaturrahmi, terutama silaturrahmi dengan ibu-ibu PKDP di berbagai kesempatan.

"Ibu Kasmarni sosok bersahaja yang dekat dengan kita. Tak berlebihan rasanya memberi gelar Bundo Kanduang kepadanya. Mudah-mudahan apa yang menjadi niat dan hajatan beliau menjadi bupati Bengkalis diijabah Allah SWT. Yang bangga tentu kita karena Bundo Kanduangnya jadi bupati perempuan pertama," tuturnya.

Sementara, tokoh PKDP, Deman juga menyampaikan bahwa gelar Bundo Kanduang sangat pantas diberikan ke Kasmarni yang memiliki kepedulian yang tinggi mengayomi dan melindungi kaumnya.

"Bundo Kanduang adalah limpapeh rumah nan gadang, amban paruik pagangan kunci, pusek jalo kumpulan tali, hiasan di dalam kampuang, sumarak dalam nagari. Nan gadang basa batuah; ka pai tampek batanyo, kok pulang tampek babarito. Bundo Kanduang itu tiang segala-galanya, perempuan dengan cahaya yang menerangi," paparnya.

Pada kesempatan itu, Kasmarni yang menerima gelar tersebut mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya karena diberi kehormatan masuk ke keluarga besar PKDP.

"Gelar ini sangat luar biasa buat saya dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Mudah-mudahan ada ikatan bathin yang tidak terputus dengan warga PKDP. Mudah-mudahan saya nanti bisa memfasilitasi dan menyambungkan apa yang menjadi kebutuhan kita bersama disini," harapnya.

Turut hadir di kesempatan itu, tokoh muda PKDP, Syaiful Ardi yang juga wakil Ketua DPRD Bengkalis, tokoh masyarakat Ajo Nuar dan lainnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait