Gugatan Buyung Nahar Ditolak

Kata Kuasa Hukum Tergugat Keputusan Majelis Hakim Sudah Tepat

Bengkalis, katakabar.com - Kuasa hukum tergugat IX Kepala Desa Bumbung, Basuki Rahmat SH MH dan Azwar Rizki Ali SH hadiri persidangan lanjutan Sidang Perkara Perdata Nomor 40/Pdt.G/2020/PN.BLS di Pengadilan Negeri Bengkalis, pada Senin (20/9).

Di sidang itu, kuasa hukum tergugat IX mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bengkalis yang diketuai Ulwan Maluf SH, yang memutuskan dalam pokok perkara menolak gugatan penggugat, Buyung Nahar untuk seluruhnya.

Penggugat dalam pokok perkaranya mengajukan gugatan soal ganti rugi tanah yang terletak di Area GS 8 Blok 7 sebesar Rp16 miliar lebih. Padahal area yang dimaksud sudah pernah diganti rugi PT Chevron kepada masyarakat yang memiliki surat tanah yang sah.

Kuasa hukum Tergugat IX Kepala Desa Bumbung, Basuki Rahmat SH MH didampingi Azwar Rizki Ali SH mengatakan, majelis hakim sudah tepat memutuskan perkara ini dengan menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya. Apalagi, objek perkara status quo sudah diganti rugi PT Chevron kepada masyarakat yang berhak, ujarnya lepas menghadiri sidang lanjutan.

Dulu atas objek yang sama kata Basuki Rahmat, penggugat, Buyung Nahar telah dilaporkan ke Polda Riau oleh masyarakat dan sudah dijatuhi Hukuman Penjara selama 1 tahun sesuai Putusan Mahkamah Agung Nomor 68 K/pid/2017 lantaran melakukan Tindak Pidana (TP) menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan terhadap penggunaan surat tanah yang sama dengan objek perkara dalam gugatan ini.

"Penggugat tidak dapat membuktikan objek sengketa perkara status quo atas kepemilikannya," tegasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait