Kejari Inhil dan Dugaan Korupsi Usang

Pekanbaru, katakabar.com - Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir menyatakan masih melanjutkan penanganan dugaan korupsi di PT Gemilang Citra Mandiri atau GCM. Meski telah sembilan tahun berlalu, Korps Adhyaksa meyatakan kasus itu masih dalam proses penyidikan.

"Sekarang lagi proses pemberkasan penyidikan," ujar Kepala Kejari Inhil Susilo, Senin.

Namun,  tak banyak hal yang diutarakan olehnya. Termasuk perkembangan terakhir kasus itu. Dia hanya menyebutkan karena virus Covid-19 yang melanda Kabupaten Inhil, ada kendala untuk memanggil saksi-saksi.

"Sekarang masa pandemi Covid-19, jadi belum bisa memanggil (para saksi)," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, PT Gemilang Citra Mandiri merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang kini sudah bubar. Namun demikian, harta kekayaan atau aset dari PT Gemilang Citra Mandiri tidak memiliki kejelasan. Bahkan, diasumsikan perkara dugaan tindak pidana korupsi ini melibatkan oknum pejabat penting daerah Kabupaten Inhil dan merupakan sebuah skenario besar 'perampokan' uang negara.

Pendalaman kasus dugaan korupsi APBD Inhil sebesar Rp 4,2 M oleh PT GCM pertama kali dilakukan sekitar tahun 2011 silam, hingga sekarang kurang lebih 9 tahun, pelaku kasus dugaan korupsi tersebut belum menemui titik terang.

Editor : Anggi

Berita Terkait