Kejari Terima Tahap 2 Perkara Pelanggaran Pilkada Pelalawan

Pelalawan, katakabar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan sudah menerima pelimpahan tahap 2 penanganan perkara dugaan pidana Pemlihan Kepala Daerah (Pilkada) dari penyidik Polres Pelalawan.

Dalam perkara ini ada 3 orang tersangka dalam perkara ini. Ketiga tersangka masing-masing berinisial SY, wanita 39 tahun seorang wiraswasta. Dua tersangka lainnya perempuan, SN umur 45 tahun dan MS 45 tahun, kedua nama berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dikatakan Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten
Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth lewat Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Agus Kurniawan, ketiga pelaku diduga melanggar tindak pidana Pilkada tahun 2020.

"Dimana untuk tersangka SY diduga melanggar Pasal 187 a Jo Pasal 73 ayat (4) huruf C Undang-undang (UU) RI Nomor 6 tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Untuk dua tersangka lainnya diduga melangar Pasal 188 Jo Pasal 71 ayat (1) UU RI Nomor 6 tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Jo 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Kasi Pidsus, Agus Kurniawan kepada katakabar.com, by seluler pada Sabtu(7/11).

Dijelaskan Agus, perbuatan para tersangka terjadi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 14.51 WIB lalu, di Jalan Langgam 2 kilometer 5 Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Saat ini perkara sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pelalawan agar secepatnya disidangkan dan para tersangka dilakukan penahanan,”l beber Agus Kurniawan.

Pelaksanaan tahap II dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid 19 yang ketat. Baik pihak penyidik Polres Pelalawan maupun tersangka serta JPU, tukasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait