Kelompok Teroris OPM Bakar SD, Rumah Guru dan Puskesmas di Distrik Ilaga

Papua, katakabar.com - Setelah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Pemerintah Republik Indonesia pada Kamis (29/4) lalu, Kelompok Teroris OPM melakukan teror lagi dengan membakar bangunan SD Inpres Mayuberi, 2 unit rumah dinas guru, dan Puskesmas lama Ilaga Utara di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara.

Kejadian pembakaran diketahui setelah Kepala Distrik Ilaga Utara Joni Elalotagam, mendatangi dan melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Satreskrim Polresta Puncak, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Senin, (3/5) pukul 10.55 WIT kemarin.

“Berdasarkan laporan, benar ada warga yang melaporkan kejadian itu ke Polresta puncak. Pembakaran dilakukan Pada Minggu (2/5) sekitar pukul 21.30 WIT malam kemarin, dan diduga dilakukan Teroris OPM,” kata Kapen Kogabwilhan III, Kol CZI IGN Suristiawa saat dihubungi melalui telepon, pada Senin (3/5) siang.

Dijelaskan Kolonel Suriastawa, menindaklanjuti dan memastikan kebenaran laporan itu, pihak aparat TNI-Polri yang ada di sana melakukan pengecekan ke lokasi pembakaran dengan menggunakan drone.

“Sesuai hasil pemantauan dari foto udara (drone) terdapat adanya bekas bangunan SD, rumah dinas guru dan puskesmas yang telah dibakar,” ujarnya.

Dilanjutkan Kolonel Suriastawa, saat ini pihak aparat keamanan masih mendalami motif dari pelaku melakukan pembakaran tersebut.

“Lebih detail nanti akan disampaikan pihak Kepolisian. Terkait motif, pelaku, serta kerugian disebabkan kelakuan buruk kelompok teroris ini,” ulasnya.

“Perbuatan ini jelas menunjukkan pemerintah tidak salah mengelompokkan OPM menjadi organisasi teroris. Dan aparat keamanan di sana mengejar dan menangkap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, baik kepada masyarakat Papua maupun masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait