Kemenkumham Riau Webinar Pengisian Kuisioner PMPJ dan LTKM

Pekanbaru, Katakabar.com - Dalam rangka aksi anti pencucian uang dan pencegahan dana terorisme, serta persiapan Mutual Evaluation Review Financial Action Task Force (MER FATF), Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Riau mengadakan webinar pengisian kuisioner penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ). Selain itu juga tata cara Pelaporan Tansaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Rabu (17/2).

Acara yang diikuti oleh 150 notaris secara tatap muka dan ratusan lainnya secara virtual melalui aplikasi zoom meeting ini diawali dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban oleh Ketua Panitia Pelaksana, Warudju Gani Purwoko, selaku Kepala Bidang Pelayanan Hukum dan HAM. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Riau, Siti Cholistyaningsih. 

Kanwil Kemenkumham Riau yang juga sebagai perpanjangan tangan tugas dan fungsi dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dalam hal ini menggandeng PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dan Akademisi dari Universitas Islam Riau sebagai narasumber.

Ina Purwanti Rahayu, sebagai narasumber perwakilan dari Direktorat Hukum PPATK secara khusus memaparkan tentang Penerapan PMPJ Bagi Notaris. “Dalam hal pengguna jasa dan pemilik manfaat (beneficial owner) tergolong berisiko tinggi, Notaris wajib melakukan identifikasi lebih mendalam,” kata Ina.

Melalui webinar ini diperkenalkan pula aplikasi pelaporan goAML (Anti-Money-Laundering System) yang secara khusus dipaparkan oleh Merinda Naraswari, narasumber perwakilan dari Analis Transaksi Keuangan PPATK. Aplikasi tersebut merupakan pengganti aplikasi pelaporan yang digunakan selama ini, yaitu Gathering Reports and Information Processing System (GRIPS).

Pada sesi terakhir, para peserta dibekali pemaparan dari Admiral, narasumber yang merupakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau. Beliau menyatakan antusiasmenya terhadap kegiatan yang diadakan Kanwil Kemenkumham Riau ini dan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dalam meminimalisir tindak pidana pencucian uang.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait