Kisah Negeri Laskar Pelangi di Kepulauan Meranti

Meranti, katakabar.com - Di zaman milenial serba berbasis teknologi 4.0 saat ini, masih ada sekelebat kisah seperti tertulis rapi dalam novel Laskar Pelangi. Adakah sebuah Dusun Nerlang, di pedalaman Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dusun Nerlang berada di Desa Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti. Untuk pertama kalinya, masyarakat di pesisir Riau itu ikut semarak merayakan HUT Kemerdekaan RI sejak tahun 1945. Bukan tidak cinta NKRI, akses mereka ke kota saja sulit karena infrastruktur yang rusak parah.

Tepat pada Senin (17/8/2020) pukul 08.00 WIB upacara pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan di Halaman SDN 07 lokal jauh Dusun Nerlang. 

Pelaksanaan apel tersebut dilaksanakan oleh Komunitas Gemar Berbagi Membangun Negeri (GBMN) Meranti bersama DPD KNPI Meranti, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Meranti, Yayasan Fitrah Madani Meranti, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau, Yayasan Tabung Wakaf Riau, Badan Wakaf Al-Qur'an Riau, Baitul Maal Hasanah, dan Komunitas Spirit Sirah Nabawiyah. 

Momen langka ini dirasakan oleh warga Nerlang dan apel berlangsung khidmat meski itu dilakukan pertama kali di Nerlang selama 75 tahun Indonesia merdeka. 

Adapun sebagai petugas pengibar bendera adalah anggota komunitas GBMN, Inspiktur upacara Ustaz H Ahmad Mukhlisin LCMA (Dai Cordofa Pekanbaru dan yayasan Fitrah Madani  juga anak asli Meranti) dan Komandan Upacara Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Meranti Dasuki SH juga anggota KNPI Meranti.

Kendati demikian, pesan moral yang disampaikan oleh Inspektur upacara bahwa merdeka sesungguhnya adalah ketika bisa mengambil hikmah dari perjuangan faounding fathers serta semangat mengisi kemerdekaan dengan terus belajar dan ikhlas dalam berbagi dalam kebaikan. Selain apel bendera kegiatan pelayanan pengobatan gratis dan permainan rakyat juga dilaksanakan.

Hal ini sampaikan, Ketua Panitia Baksos GBMN ke 12, Mulyono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda khusus dalam rangka HUT RI ke 75 dilakukan di Nerlang dimana sebelumnya diadakan di Desa Batin Suir dan Keridi, kemudian Dusun Bandaraya, Desa Sokop. 

"Kegiatan baksos ini meliputi edukasi kebersihan ke anak suku Akit pedalaman Kepulauan Meranti, ceramah agama mensyukuri nikmat kemerdekaan, penanaman 1000 pohon, layanan kesehatan gratis, pembagian pakaian layak pakai, bedah rumah ibadah, dan permainan edukasi ke sekolah," Kata Mulyono. Selasa.

Sementara itu, Andi yang merupakan salah seorang warga Nerlang, menyampaikan rasa syukur atas kedatangan lintas organisasi dan komunitas tersebut.  Namun, dirinya sedih sekaligus bangga karena tahun ini di kampungnya baru pertama kali melakukan upacara. 

"Selama ini kami tak pernah ikut upacara bendera di tempat kami, inilah baru pertama kali. Kami sangat senang masih ada orang yang mau turun ke kampung kami Nerlang bikin acara upacara bendera," kata Andi dengan gaya khas logat Suku Akit pedalaman Kepulauan Meranti.

Andi juga berharap melalui momentum 17 Agustus ini pemerintah daerah bisa memperhatikan permasalahan di Dusun Nerlang, sehingga ke depannya bisa maju seperti kampung lain.

Hal senada juga di katakan, Lina yang juga merupakan warga Nerlang mengungkapkan hal yang sama dan berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara berlanjut. 

"Kami doakan semuanya selamat dan dapat tercapai apa yang dicita-citakan," kata Lina, warga Nerlang yang juga ikut menerima layanan pengobatan gratis.

Ia mengakui, selaku ketua GBMN Kepulauan Meranti mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan apel tersebut. 

"Ucapan terimakasih kepada seluruh donatur dan komunitas serta lembaga yang mensupport kegiatan ini dalam  rangka  bakti untuk negeri dari Komunitas GBMN Meranti yang ke 12,"kata Mukhtar. 

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Meranti, Rudi Tanjung mengatakan bahwa upacara bendera yang dilakukan oleh KNPI bersama anggota GBMN Meranti merupakan perwujudan aksi nyata tentang kehadiran pemuda dalam ikut serta mengisi kemerdekaan Indonesia sampai ke pelosok negeri. 

"Semoga dengan hadirnya pemuda di tengah masyarakat bisa mewarisi semangat merdeka untuk Indonesia maju. Bukan sekedar merdeka dan maju dalam pembangunan fisik juga diiringi merdeka dan maju dalam sumber daya manusia itu yang terpenting,"kata dia.

Editor : Anggi

Berita Terkait