KLHK Lepasliarkan Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting

Pekanbaru, katakabar.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui UPT Balai KSDA Kalimantan Tengah, dan Balai Taman Nasional Tanjung Puting, beserta Orangutan Foundation International (OFI), melakukan pelepasliaran satu individu Orangutan. Satwa dilindungi berjenis kelamin jantan dengan umur 25 tahun dan berat 80 kg itu dikembalikan kehabitatnya di di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (14/04) lalu.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai KSDA Kalimantan Tengah Andi M. Khadafi dalam siaran persnya  mengatakan, orangutan tersebut merupakan hasil penyelamatan pada tanggal 9 April 2020, setelah BKSDA Kalteng menerima laporan dari warga Desa Tanjung Putri bahwa terdapat seekor Orangutan di sekitar desa tersebut. Kemudian, Tim WRU SKW II BKSDA Kalteng bersama OFI segera turun ke lokasi, untuk melakukan langkah penyelamatan. 
 
"Upaya penyelamatan berhasil dilakukan selama kurang lebih tiga jam. Setelah berhasil melakukan rescue, satwa Orangutan tersebut dibawa ke Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) untuk diperiksa kesehatannya sebelum dilepasliarkan," ujarnya.
 
Sementara,  Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Exploitasia menambahkan 31 individu orangutan telah dilepasliarkan ke habitat alaminya dalam periode Januari hingga pertengahan April 2020. Pelepasliaran Orangutan dilakukan di TN Tanjung Puting (18 individu), TN Bukit Baka Bukit Raya (9 individu), TN Gunung Palung (3 individu), dan 1 individu di wilayah kerja BKSDA Aceh (17/4).
 
"Satwa liar memiliki fungsi, dan peran penting dalam relung ekologi. Oleh karenanya, kita perlu menjaga, dan melestarikan alam beserta isinya. Konservasi Orangutan menjadi kebutuhan, demi kelestarian salah satu satwa kebanggaan Indonesia," pungkas Indra.
Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait