Curi Tas Korban Dalam Mobil Terkunci

Komplotan Pelaku Curat, 2 Diborgol dan 1 Lagi DPO

Duri, katakabar.com - Tindak - tanduk para pelaku Pencurian dengan Pemberatan makin merajalela di daerah 'Mutiara Hitam' nama lain dari Duri, Kabupaten Bengkalis.

Komplotan Curat dengan berbagai cara dan modus dalam menjalankan aksi pencurian, merampas bahkan tak segan segan melakukan kekerasan bila korban melawan.

Lihat, aksi tindak pidana Curat yang dilakukan Tiga orang di lokask berbeda di bilangan Jalan Lingkar Desa Air Kulim dan Jalan Tegal Sari kilometer 4, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.

Mereka sangat lihai saat menjalankan aksinya dengan mencuri Tas berisi barang - barang berharga korbannya di dalam mobil keadaaan terkunci.

Bersyukur Tim Opsanal Reskrim Polsek Mandau berhasil menyingkap kasus tindak pidana Curat ini, dengan menangkap dua orang pelaku, masing - masing inisial BS umur 23 tahun, Laki -laki tak bekerja, warga Kulim kilometer 10, Desa Sebangar dan inisial RR umur 31 tahun laki - laki pengangguran warga Jalan Pipa Air Bersih, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.

Kapolsek Kecamatan Mandau, Kompol Arvin Hariadi kepada katakabar.com lewat siaran persnya via WhatsApp, pada Jumat (18/9) menjelaskan, pengungkapan kasus tindak pidana Curat dari laporan korban inisial

M umur 42 tahun seorang Laki-Laki, warga Koto Alam Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Peristiwa itu bermula terjadinya

tindak pidana Pencurian satu buah Tas berisi uang tunai sebesar Rp8 juta yang dilakukan  orang yang tidak diketahui, pada Rabu (16/9) sekiitar pukul 10.30 WIB, lokasinya di SPBU kilometer 11 Jalan Lintas Duri - Dumai, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, ujarnya.

Begini ceritanya kata Kompol Arvin, awalnya pelapor bersama Istri dan Anak pelapor berhenti di tempat kejadian perkara, untuk pergi ke kamar mandi. Saat mobil ditinggal pelapor keadaan terkunci.

Tapi, saat Pelapor kembali dari buang hajat, terkejut pintu mobil sudah keadaan sudah tidak terkunci, dan satu Tas bermotif batik putih coklat berisi uang tunai sebesar lebih dari Rp8 juta, Kartu ATM dan KTP Suami Istri sudah tidak ada lagi dan hilang.

Lantaran kehialangan dan merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian ke pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Nah, dari situ Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau melakukan penyelidikan. Saat  di tempat kejadian perkara diketahui atau diperoleh informasi pelaku pencurian terhadap Tas Korban yang berisikan uang sebesar Rp8 juta yang ditinggal korban di dalam mobilnya diduga inisial BS dan kawan - kawan.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Tim Opsnal mencari tahu posisi BS di sekitar lokasi kejadian, dan pada pukul 21.30 WIB, pelaku berhasil di tangkap di Jalan Lingkar Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian terhadap korban. Barang bukti yang berhasil ditemukan dari tangannya  berupa uang tunai sejumlah Rp900 ribu, sisa uang hasil pencurian dari pembagian dari inisial D masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari keterangan pelaku, dalam menjalankan aksi pencurian dilakukan bersama dua orang temannya yang bernama D (DPO) dan RR (DPO).

Tidak sampai di situ, Tim Opsnal melakukan pengejaran terhadap RR dan D, pada pukul 23.30 WIB pelaku RR berhasil ditangkap di Jalan Tegal Sari kilometer 4, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, inisial D berhasil melarikan diri.

Barang bukti yang berhasil disita dari pelau RR berupa uang pelaku D (DPO) kepada pelaku. Saat ini kedua pelaku serta barang bukti sudah dibawa Tim Opsnal ke Polsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait