Bawa Kabur Duit Ratusan Juta Rupiah

Komplotan Perampok Bersenjata Laras Panjang Gasak Unit BRI Sebangar

Bathin Solapan, katakabar.com - Komplotan perampok bersenjatakan laras panjang, berjumlah empat orang beraksi dengan melakukan pencurian secara terang - terangan pada siang bolong di unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sebangar, persisnya berada di bilangan Jalan Lintas Duri - Dumai kilometer 18 Kulim, kawasan pasar Sidomulyo, Kecamatan Bhatin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 10.30 WIB, siang tadi.

Dalam aksi perampokan itu, empat orang tak dikenal dengan mengenderai fua unit sepeda motor merk Vixion masuk dari depan, halaman kantor unit BRI Sebangar dan berhasil membawa kabur uang berkisar Rp116 juta.

Seorang petugas parkir, M Saleh kepada awak media mengatakan, komplotan perampok berjumlah empat orang memakai masker dengan mengenderai dua unit sepeda motor merk Vixion berboncengan, seperti nasabah lainnya parkirkan sepeda motor di pelataran parkir.

Setelah itu, dua orang pelaku masuk ke dalam bank. Dalam hitungan detik, dua pelaku menyusul dan ikut masuk.

"Dalam waktu yang sangat singkat, cuma lima menit tiba - tiba, pelaku keluar dengan membawa tas berisikan uang dari tealer. Petugas sekurity dan pegawai bank yang berada di dalam pun tidak bisa bebuat banyak dan cuma bisa pasrah, melihat pelaku membawa senjata laras panjang," cerita Saleh rasanya seperti mimpi.

Kata Saleh, setelah para pelaku berhasil mengambil duit. Mereka langsung kabur dengan mengunakan sepeda motor ke arah Duri.

Tak lama sesudah kejadian perampokan, petugas kepolisian Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Firman bersama tim tiba dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ujarnya.

Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi lewat Kanit Reskrim, Iptu Firman membenarkan adanya peristiwa perampokan unit BRI Sebangar.

Hingga diterbitkan berita ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan menggali keterangan dari beberapa saksi mata yang melihat kejadian.

Soal kerugian berapa totalnya belum bisa dipastikan, sebab duit terpisah-pisah. Sementara ini, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.


Editor : Sahdan

Berita Terkait